Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Mei 2025 | 06.45 WIB

Carlos Pena Sedih dan Emosional Pergi dari Persija Jakarta, Ajak Rizky Ridho Cs Makan Malam Perpisahan

Carlos Pena menjadi sosok terbaru pelatih yang dipecat di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Carlos Pena menjadi sosok terbaru pelatih yang dipecat di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepergian Carlos Pena dari Persija Jakarta meninggalkan jejak emosional, bukan hanya bagi manajemen dan suporter, tetapi juga para pemain yang selama ini bekerja sama langsung dengannya. Meskipun belum menuntaskan musim Liga 1 2024/2025, pelatih asal Spanyol itu resmi diberhentikan oleh klub ibu kota dengan menyisakan empat pertandingan tersisa.

Keputusan pemutusan kontrak diumumkan secara resmi oleh Persija pada Kamis (1/5/2025). Penurunan performa tim yang cukup drastis diyakini sebagai alasan utama. Dari sempat memimpin klasemen bersama Persib Bandung pada awal tahun, Persija kini tergelincir ke posisi enam setelah hanya mengoleksi 47 poin dari 30 pertandingan—tertinggal dari Bali United dan Malut United.

Selama 12 laga terakhir, catatan Pena kurang memuaskan: hanya dua kemenangan, empat imbang, dan enam kali kalah. Tak lama setelah keputusan diumumkan, Carlos Pena angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa kecewa karena harus mengakhiri musim lebih awal, namun tetap merasa bangga dengan perjalanan yang telah dilalui bersama skuad Macan Kemayoran.

“Dengan menyisakan empat pertandingan tersisa dan perjuangan yang masih berlangsung untuk mencapai target klub, masa saya bersama Persija resmi berakhir,” tulis Pena.

Ia juga menyampaikan bahwa kepergiannya terasa berat mengingat proyek besar yang sudah ia bangun sejak awal musim. Pena menilai, tim yang ia latih telah memperlihatkan kerja keras dan semangat kolektif sepanjang musim ini.

“Saya meninggalkan tim ini dengan rasa sedih dan frustrasi karena tidak dapat menuntaskan apa yang telah kami mulai sepuluh bulan yang lalu. Namun demikian, saya tetap melangkah dengan kepala tegak atas apa yang telah kami capai sepanjang musim ini dan atas dedikasi yang telah kami curahkan,” tambahnya.

Dalam pernyataan yang menyentuh, Pena juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf, dan suporter setia The Jakmania. Ia menyebut bahwa bulan-bulan terakhir dipenuhi dengan tantangan dan kebahagiaan yang hanya bisa dimengerti oleh mereka yang terlibat langsung dalam tim.

“Bulan-bulan terakhir merupakan periode penuh dedikasi total, penuh dengan sukacita dan tantangan yang hanya benar-benar dipahami oleh mereka yang berada di dalam tim,” ujarnya.

Meski menghadapi berbagai dinamika, Pena tetap memuji semangat juang dan konsistensi timnya di sebagian besar jalannya musim.

“Meski menghadapi berbagai dinamika, tim ini terus menunjukkan kebersamaan dan konsistensi, serta mampu bersaing di papan atas klasemen sepanjang musim,” jelasnya.

Pena juga menyampaikan rasa hormat yang mendalam terhadap profesionalisme para pemain dan staf, serta loyalitas dari para pendukung Persija.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pemain atas komitmen dan profesionalisme mereka, kepada seluruh staf klub yang telah mendampingi kami setiap hari, serta kepada para suporter yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat, baik di stadion maupun di jalan-jalan Jakarta,” imbuhnya.

Unggahan itu ditutup dengan ungkapan penuh cinta untuk Persija Jakarta:

“Terima kasih atas kebersamaan selama sepuluh bulan ini. Gue Persija, gue champion!” tutupnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore