
Ernando Ari catatkan clean sheet bersama Persebaya Surabaya usai kalahkan Madura United. (Media Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya kembali menunjukkan mental juara usai menumbangkan Madura United dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi lanjutan tren positif Green Force yang kini sudah lima laga tak tersentuh kekalahan.
Laga pekan ke-29 ini berlangsung ketat. Persebaya Surabaya harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Meski demikian, anak asuh Paul Munster tetap menunjukkan semangat juang tinggi hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih asal Irlandia Utara itu tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap performa Ernando Ari dkk di lapangan. Dia menilai timnya berhasil menampilkan mentalitas kemenangan yang telah dia tanamkan sejak awal.
“Saya sangat bangga dengan tim saya, bagaimana kami bermain sampai akhir. Ketika kita menang dengan 10 pemain, itu adalah perasaan yang luar biasa,” ucap Munster saat konferensi pers.
Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo ini juga menyisakan kekhawatiran terkait cedera beberapa pemain kunci. Catur Pamungkas, Ardi Idrus, dan Dejan Tumbas, harus mendapat perawatan medis usai mengalami benturan keras.
Terutama Dejan Tumbas yang langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Munster menegaskan saat ini fokus tim adalah pemulihan fisik jelang laga penting Derbi Jawa Timur melawan Arema FC.
“Sekarang adalah pemulihan untuk pekan depan. Karena banyak pemain yang menderita cedera dan butuh pantauan kondisi dari hari ke hari,” papar Paul Munster.
Meski penuh drama, hasil akhir tetap memihak Green Force yang sukses mengamankan tiga poin di kandang. Full back kiri Ardi Idrus pun bersyukur atas kemenangan ini dan menegaskan fokusnya kini tertuju ke laga berikutnya.
“Alhamdulillah tiga poin lagi di kandang, kita sudah berjuang maksimal di lapangan. Target kita sudah tercapai untuk malam ini,” tandas Ardi.
Dari segi penampilan individu, kiper Ernando Ari tampil luar biasa dan layak mendapat sorotan utama. Dia berhasil mencatatkan clean sheet dan menjadi pahlawan kemenangan Persebaya Surabaya dengan rating tertinggi 8,2.
Penampilan impresif Ernando membuat lini belakang Persebaya Surabaya tetap solid meski bermain dengan sepuluh pemain. Refleksnya yang cepat dan ketenangan di bawah mistar menjadi faktor kunci kemenangan.
Dalam 21 pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025, Ernando telah tampil selama 1.887 menit dan mencatatkan tujuh clean sheet. Dia juga memiliki akurasi umpan sebesar 71 persen dan belum pernah diganjar kartu merah sejauh ini.
Lini pertahanan yang dikawal Dime Dimov dan Slavko Damjanovic meski tampil cukup solid dengan rating masing-masing 7,1 dan 6,5 untuk Slavko karena terkena kartu merah. Sedangkan Arief Catur mengantongi nilai 6.7 berkat kontribusi bertahannya.
Full back Ardi Idrus juga tampil konsisten sebelum ditarik keluar akibat cedera, mencatatkan rating 6,8. Di lini tengah, Toni Firmansyah mendapat rating terendah di tim dengan nilai 5,7, sementara Mohammed Rashid tampil lebih baik dengan 6,2.
Gelandang serang Dejan Tumbas menunjukkan performa energik sebelum mengalami cedera kepala di menit akhir. Dia mencatat rating 7,0 dan memberikan banyak tekanan ke lini belakang Madura United.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
