Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 00.48 WIB

Persebaya Surabaya Rugi Besar! Kantongi 69 Kartu Kuning, Tiap Pekan Bisa Ada yang Absen Jalani Hukuman

Pesepak bola Persebaya Gilson Costa mencoba melewati pemain Persija Jakarta pada pertandingan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/20225). Pemain Persebaya Andre Oktaviansyah mencoba melewati pemain Persija Jakarta pada pertandi

‎JawaPos.com - Persebaya masih konsisten bersaing di papan atas klasemen sementara Liga 1 musim ini. Hingga pekan 28, tim asuhan Paul Munster ini masih duduk di peringkat tiga di bawah Persib dan Dewa United.

‎Peluang juara tipis karena selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung cukup jauh yaitu 9 poin. Green Force sendiri mengoleksi 49 poin, sedangkan Maung Bandung memiliki 58 poin. Namun, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola sehingga Persebaya menolak untuk melempar handuk.

‎Sayangnya, meski konsisten di papan atas, ada rekor minor yang dibukukan Persebaya musim ini, yaitu catatan koleksi kartu kuning. Mengutip dari Fotmob, para pemain Green Force secara total sudah mengoleksi 69 kartu kuning.

Bruno Moreira dkk menempati peringkat empat sebagai tim Liga 1 pengoleksi kartu kuning terbanyak musim ini, dibawah Bali United (74 kartu kuning), PSS Sleman (74), dan Semen Padang (69).

‎Yang membedakan dengan Semen Padang adalah jumlah kartu merahnya. Mereka mengoleksi delapan, sedangkan Persebaya hanya empat.

‎Bahkan diantara tiga besar, Persebaya mengoleksi kartu kuning terbanyak. Diikuti Persib Bandung dengan 60 kartu, dan Dewa United hanya mengoleksi 53 kartu kuning.

‎Jika dilihat lebih mendalam, hampir semua pemain Green Force telah memiliki koleksi kartu kuning. Hanya Randy May dan Rizky Dwi saja yang belum pernah mengoleksi satu kartu pun.

‎Catatan ini tentu cukup merugikan bagi Persebaya karena bisa-bisa setiap pekan akan ada pemain yang absen untuk menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

‎Yang paling terlihat adalah pada dua laga terakhir. Saat menghadapi Persija Jakarta akhir pekan lalu, tiga pemain inti yaitu Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Catur Pamungkas harus absen.

‎Lalu pada akhir pekan mendatang menjamu Madura United, giliran Bruno Moreira dan Malik Risaldi yang harus menjalani hukuman. Hal ini tentu merugikan karena Bruno dan Rivera tidak bisa berduet lagi dalam dua pertandingan.

‎Coach Paul Munster pun harus kembali memutar otak untuk menambal posisi yang ditinggalkan para pemain inti tersebut. Dan imbasnya, kondisi tim menjadi kurang ideal dan tak jarang berujung gagal meraih tiga poin.

‎Kondisi ini merupakan PR yang harus segera diatasi Munster, apalagi saat ini sedang menjalani misi sprint untuk melaju cepat di perburuan gelar Liga 1. Jika tidak, maka Persebaya akan kesulitan memenangkan semua pertandingan sisa.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore