Pelatih Malut United, Imran Nahumarury (Dok. Malut United)
JawaPos.com - Nama Imran Nahumarury jadi penyelamat 'wajah' pelatih lokal di Indonesia. Dia jadi satu-satunya pelatih lokal yang masih bertahan di Liga 1. Masih melatih Malut United.
Kerja kerasnya membuat Malut United yang baru saja promosi ke Liga 1 musim ini menjadi 'menakutkan'. Duduk di posisi ke-6 klasemen sementara Liga 1 jadi buktinya. "Saya tidak pernah membayangkan bisa sejauh ini. Saya hanya berpikir step by step, yang saya kerjakan hari ini berikan terbaik," tegasnya.
Imran mengaku beruntung bisa melatih Malut United. Sebagai tim baru, dia tidak punya beban berat. "Saya diberi kesempatan untuk berkembang juga," tambahnya.
Namun, mantan pemain Timnas Indonesia itu menegaskan pelatih lokal tidak kalah kualitasnya dengan pelatih asing. Perbedaannya hanya ada di etos kerja. "Kalian (pelatih lokal) punya kok kemampuan dibandingkan pelatih asing. Hanya soal etos kerja. Orang akan menghargai jika kita kerja keras," tegasnya.
Dia berharap ke depannya pelatih lokal tidak minder. Kesempatan untuk bisa bersaing sangat terbuka lebar. "Kualitas kita sebagai pelatih lokal saya jamin tidak kalah dengan asing," bebernya. (Rid)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
