Suporter Persebaya, Bonek memberikan dulukan saat laga melawan PSBS Biak dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur (15/2/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com-Ketua Umum PP The Jakmania, Diky Soemarno mengungkapkan bahwa pihaknya selalu membuka pintu lebar-lebar kepada suporter tim tamu yang ingin datang setiap pertandingan kandang Persija Jakarta. Termasuk Bonek dan Bonita, suporter Persebaya Surabaya jelang bentrok dengan Macan Kemayoran.
Sesuai jadwal, Persija Jakarta akan menjadi tuan rumah pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kali ini Persebaya Surabaya yang menjadi tamu dan akan dijamu oleh Macan Kemayoran di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Sabtu (12/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
The Jakmania sebagai suporter pun sangat tak sabar dengan pertandingan ini. Apalagi Persebaya Surabaya termasuk rival klasik Persija Jakarta tapi hubungan Jakmania dengan Bonek terbilang akur.
Bahkan saat pertemuan di putaran pertama, Jakmania datang langsung ke Surabaya dan disambut oleh Bonek. Mereka pun ingin melakukan sebaliknya saat Persija vs Persebaya di Stadion Utama GBK lusa.
Diky Soemarno sebagai Ketua Umum PP The Jakmania, sudah mengonfirmasi Bonek akan hadir di Jakarta. Bahkan mereka telah ada yang tiba.
"Kalau komunikasi pasti ada ya. Kami juga menyiapkan beberapa hal berkaitan dengan teman-teman bonek yang hadir," kata Diky ditemui di Balai Kota, Kamis (10/4).
Menyambut suporter tamu di Jakarta bukan lah hal baru untuk Jakmania. Pada Liga 1 musim ini, mereka sudah beberapa kali menerima pendukung lawan saat menghadapi Persija di kandang. Mulai dari suporter PSS Sleman, Persita Tangerang, hingga Persis Solo.
"Karena ada larangan atau tidak ada larangan, kami juga sebagai Jakmania tuan rumah main di Jakarta. Lawan (PSS) Sleman teman teman Sleman datang, lawan (Persita) Tangerang teman-teman (tangerang) datang, lawan Solo juga teman-teman Solo juga pada hadir," ucapnya.
Tindakan Jakmania ini menarik karena bertolak belakang dengan regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB), di mana suporter tim tamu dilarang hadir untuk mendukung tim kesayangannya bertanding saat laga tandang.
Lantas apa alasan Jakmania selalu menerima suporter tamu? Diky menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mereka dalam mempersiapkan diri dicabutnya aturan larangan suporter tim tamu.
"Jadi kami memang menerima teman-teman karena memang sudah waktunya kami melakukan mitigasi untuk persiapan musim depan ketika larangan away itu dicabut. Jadi mitigasi ini percobaanlah," terangnya.
"Jadi kami harus uji coba secara teknis seperti apa situasinya dan bagaimana caranya biar ketika musim depan sudah dibuka keran larangan away-nya itu maka semua sudah berjalan lancar," imbuh Diky.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
