Septian David Maulana berharap PSIS Semarang dapat memanfaatkan momentum untuk lepas dari jerat degradasi Liga 1 musim ini. (Media PSIS)
JawaPos.com - PSIS Semarang sedang dalam bahaya besar menyusul posisinya yang kurang bagus di papan klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim ini. Laskar Mahesa Jenar saat ini duduk di peringkat ke-15 klasemen dengan koleksi 24 poin dari 27 pertandingan yang dijalani.
PSIS Semarang hanya mengemas 6 kali menang, 6 kali imbang, dan 15 kali kalah. Posisinya masih sangat rawan, sebab raihan poinnya sama dengan Madura United di peringkat 16 dan sewaktu-waktu masih bisa tergeser oleh tim-tim lainnya di zona degradasi.
Dikutip dari Liga Indonesia Baru, PSIS Semarang bertekad untuk bisa mengamankan diri lolos dari jeratan degradasi. Pemain senior, Septian David Maulana, menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit di pertandingan berikutnya selepas libur jeda internasional dan Hari Raya Idul Fitri.
Situasi klub asuhan Gilbert Agius memang sedang dalam kesulitan, tetapi mantan pemain timnas U-23 itu tetap optimistis bahwa momen kebangkitan PSIS Semarang akan terjadi. Septian David juga mengingatkan rekan-rekan satu timnya agar terus fokus untuk membantu PSIS keluar dari krisis.
"Saat ini kami memang sedang dalam kesulitan. Posisi yang kurang menguntungkan dan sangat berbahaya untuk nasib tim ini di musim depan. Tapi, saya tetap yakin dengan rekan-rekan satu tim saya. Saya berharap rekan-rekan semua bisa memotivasi diri untuk bisa membantu tim agar keluar dari jurang degradasi. Saya juga selalu mengingatkan pemain-pemain lain kalau kita ada kewajiban untuk membantu PSIS tetap bertahan di Liga 1 musim depan," tegas Septian David Maulana.
"Saya juga selalu mengingatkan jangan buang setiap peluang yang ada. Selalu berusaha untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan. Berusaha untuk kerja keras di setiap pertandingan, baik itu musim ini dan musim-musim selanjutnya. Kita harus memanfaatkan kesempatan untuk terus bersama dan berupaya keras untuk bangkit. Yang paling penting adalah PSIS bisa selamat dari ancaman degradasi," tutup Septian David.
Pada pertandingan terakhir, PSIS Semarang kalah dari tim tamu Madura United pada laga penutupan Liga 1 sebelum jeda internasional. Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, pada 16 Maret, PSIS hanya mampu mencetak satu gol dari Gustavo Souza. Sementara Madura United mencetak dua gol dari Pedro Monteiro dan Andi Irfan. Hasil itu membuat PSIS gagal memetik tiga poin dan kini siap untuk menargetkan poin penuh di laga berikutnya.
PSIS Semarang akan menghadapi tim tamu Persik Kediri di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Jumat (11/4). Skuad Gilbert Agius berambisi untuk bisa mengalahkan tim Macan Putih yang juga sedang membutuhkan poin. Pertemuan pertama kedua tim, PSIS Semarang berhasil unggul 1-0 dari tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, pada 23 November 2024. PSIS berusaha untuk mengulangi momentum tersebut guna mengamankan satu tempat di Liga 1 musim depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
