Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 22.49 WIB

Eks Persib Sergio van Dijk Khawatir Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Mengurangi Motivasi Pemain Lokal

Skuad Timnas Indonesia. (Dok. PSSI) - Image

Skuad Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)

JawaPos.com-Eks pemain Persib Bandung Sergio van Dijk menyampaikan pendapat mengenai proyek naturalisasi Timnas Indonesia. Dia mengaku khawatir program tersebut bakal mengurangi motivasi pemain lokal bermain.

PSSI gencar melakukan naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir. Program tersebut bertujuan memperkuat Timnas Indonesia dengan mendatangkan pemain keturunan Belanda. Bahkan, tiap kali jendela internasional, pemain baru selalu berhasil PSSI daratkan. Terbaru, akan ada empat pemain baru yang bela Garuda saat lawan Australia dan Bahrain, Maret ini, yakni Ole Romeny, Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James.

Van Dijk menyoroti kebijakan yang diambil federasi pimpinan Erick Thohir tersebut. Langkah naturalisasi yang kian masif ini akan membuat efek negatif kepada pemain lokal.

"Pasti ada sisi buruknya. Untuk jangka panjang, saya rasa ini bisa jadi masalah," kata Van Dijk seperti dilansir dari laman Sydney Morning Herald.

"Karena pertama-tama, pemain lokal bisa jadi merasa kehilangan motivasi saat ini. Mereka tidak punya kesempatan untuk bermain atau memiliki peluang yang sangat sulit untuk masuk ke tim nasional," imbuh dia.

Van Dijk merupakan pemain naturalisasi Timnas Indonesia pada tahun 2013. Saat itu, PSSI berharap pemain berdarah Belanda itu bisa mengikuti kesuksesan Christian Gonzales sebagai bomber haus gol.

Namun, Van Dijk gagal bersinar di Timnas Indonesia. Dia hanya mencetak satu gol dari enam penampilannya. Tetapi, di sisi lain, dia cukup sukses saat bermain di Persib Bandung dengan mencetak 21 gol dari 29 penampilan.

Van Dijk kemudian melanjutkan bahwa program naturalisasi yang dicanangkan PSSI akan menimbulkan efek buruk pada jangka panjang. Sebab, bisa jadi sepak bola sudah tak lagi jadi impian bagi anak-anak di Indonesia.

"Untuk jangka panjang, saya pikir ini bisa menjadi masalah. Karena pertama-tama, para pemain lokal bisa merasa kehilangan motivasi saat ini. Mereka tidak memiliki kesempatan untuk masuk atau memiliki kesempatan yang sangat sulit untuk masuk ke tim nasional," sambung Van Dijk.

Tidak dipungkiri, saat ini, hampir tiga perempat skuad tim Garuda diisi pemain diaspora yang dinaturalisasi. Nama-nama seperti Rafael Struick, Thom Haye, hingga Ole Romeny, bakal menjadi langganan starter di Timnas Indonesia.

Hal itu yang membuat Van Dijk makin khawatir akan memupus mimpi anak-anak Indonesia yang ingin mengenakan seragam Merah Putih di masa yang akan datang.

"Namun, jika Anda melihat lebih jauh dari itu, masa depan Indonesia, bagaimana hal itu akan berjalan? Maksud saya, apakah masih menjadi mimpi seorang anak kecil untuk menjadi pemain tim nasional ketika ada begitu banyak pemain naturalisasi yang bermain saat ini?" ucap Van Dijk.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore