Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 03.02 WIB

Sandy Walsh Impresif Dipasang Jadi Bek Tengah, Bisa Bikin Patrick Kluivert Bingung Isi Lini Belakang Timnas Indoenesia

Pesepak Bola Timnas Indonesia Sandy Walsh berduel bola dengan pemain sepak bola Timnas Australia Aziz Behic dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9

JawaPos.com - Sandy Walsh membawa bekal yang bagus jelang bergabung dengan Timnas Indonesia, ketika ia kembali menunjukkan performa apik bersama Yokohama F. Marinos di J1 League 2025/2026. Pemain berdarah Surabaya ini membantu timnya meraih kemenangan perdana musim ini dengan menundukkan Gamba Osaka. Dalam laga yang digelar di Nissan Stadium, Yokohama, Minggu (16/3/2025), Sandy kembali tampil sebagai starter.

Menariknya, pelatih Yokohama, Steve Holland, kembali menempatkan Sandy Walsh di posisi bek tengah. Ini adalah laga keempat berturut-turut di mana Walsh dimainkan sebagai bek tengah di semua kompetisi. Ia berduet dengan Jeisson Quinones untuk menjaga pertahanan tim berjuluk Tricolor tersebut.

Meski bukan posisi aslinya, peran baru ini ternyata memberikan hasil positif. Yokohama F. Marinos tampil agresif sejak awal laga dan sukses mencetak gol pembuka melalui Daiya Tono pada menit ke-20. Sandy Walsh pun tampil solid sepanjang pertandingan, membantu timnya meraih kemenangan 2-0 tanpa kebobolan.

Padahal, Sandy Walsh sejatinya lebih dikenal sebagai bek kanan. Posisi tersebut sudah lama ia tempati sejak bermain di KV Mechelen hingga membela Timnas Indonesia. Namun, Steve Holland telah menugaskannya sebagai bek tengah dalam beberapa laga terakhir, baik di liga domestik maupun kompetisi internasional. Keputusan ini berbuah manis, di mana semua laga yang dijalani Walsh sebagai bek tengah berakhir dengan kemenangan, dengan hanya satu kebobolan.

Debutnya di posisi tersebut terjadi saat Yokohama mengalahkan Shanghai Port 1-0 di AFC Champions League Elite, di mana ia mencatatkan cleansheet. Lalu, dalam laga kontra Gamba Osaka, ia kembali membantu tim meraih kemenangan 2-0 dengan lini pertahanan yang kokoh.

Satu-satunya kebobolan yang dialami Yokohama ketika Walsh bermain sebagai bek tengah terjadi saat mereka menang telak 4-1 dalam pertemuan kedua melawan Shanghai Port. Rentetan hasil positif ini tentu menjadi sinyal menarik bagi Timnas Indonesia, yang akan bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Performa impresif Sandy Walsh sebagai bek tengah ini bisa menjadi dilema bagi pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Di posisi bek kanan, Timnas memiliki banyak pilihan berkualitas, seperti Kevin Diks hingga Eliano Reijnders, yang sama-sama bermain di level Eropa. Sementara itu, lini pertahanan di sektor bek tengah juga dipenuhi nama-nama tangguh seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Rizky Ridho, hingga Justin Hubner.

Dengan persaingan yang begitu ketat, Kluivert kini dihadapkan pada keputusan sulit. Apakah Walsh akan tetap dimainkan sebagai bek kanan sesuai peran aslinya? Ataukah Kluivert justru akan memanfaatkan adaptasi barunya sebagai bek tengah untuk menambah opsi di lini belakang skuad Garuda?

Dengan laga melawan Australia pada 20 Maret dan Bahrain lima hari kemudian, keputusan Kluivert akan sangat menarik untuk dinantikan. Apakah Sandy Walsh akan menjadi solusi baru di lini belakang Indonesia? Ataukah ia tetap dipercaya di posisi aslinya? Semua akan terjawab dalam waktu dekat.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore