Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Juli 2018 | 04.52 WIB

Soal Persib Mainkan In-Kyun, PSIS: Jangan Ada Anggapan Anak Papa

PSIS ingin Komdis PSSI berlaku adil - Image

PSIS ingin Komdis PSSI berlaku adil

JawaPos.com - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, melancarkan kritik pedas terhadap Komisi Disiplin (Komdis) PSSI soal Persib Bandung memainkan In-Kyun Oh. Dia mewanti-wanti jangan sampai ada anggapan miring terhadap kredibilitas Komdis PSSI.


Seperti diketahui, In-Kyun mendapatkan sanski larangan dua pertandingan sesaat sebelum pertandingan melawan PSIS (8/7). Namun, hukumannya ditunda karena Persib mengajukan banding.


"Ini Komdis artinya melanggar kode disiplin. Saya baru saja membaca-baca kode disiplin 2018. Itu (memainkan In-Kyun) tak benar. Mereka memainkan pemain yang tak sah. Sebetulnya, kode disiplin sekarang kan diperketat, tampaknya Komdis PSSi itu tak baca atau mungkin tak mau baca?," tanya Yoyok Sukawi saat dihubungi JawaPos.com.


PSIS sebenarnya tak terlalu keberatan In-Kyun main. Mereka juga tak meminta memenangkan laga secara Walk-out. Cuma, lanjut Yoyok, pihaknya ingin memperjelas hal tersebut.


"Saya bukan berarti PSIS minta WO, ini kasus sama (dengan Marko Simic) tapi diperlakukan berbeda, Ini berbahaya buat sepak bola Indonesia," papar dia.


Jangan sampai, kata Yoyok, ada anggapan miring terhadap Komdis PSSI sendiri. "Ya jangan sampai ada anggapan anak papa, anak mama. Persija saat itu tak bisa mainkan Simic meski sempat protes. Tapi Persib bisa mainkan In-Kyun, kan harusnya diperlakukan sama," pungkas dia.

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore