Amido Balde (tengah), striker Persebaya merayakan gol keduanya ke gawang Persib pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (5/7). (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com — Amido Balde adalah nama yang pernah menggetarkan Liga 1 Indonesia. Striker asal Portugal ini menjadi salah satu pemain ikonik yang memperkuat dua tim besar, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar.
Perjalanan Balde di Liga 1 Indonesia dimulai pada musim 2019. Sebelumnya, ia bermain untuk Al-Nasr di Liga 2 Libya pada musim 2018/2019.
Persebaya Surabaya mendatangkan Balde pada 4 Februari 2019. Kehadirannya sempat menuai kritik karena performanya di awal musim kurang memuaskan.
Namun, semua berubah pada 5 Juli 2019. Amido Balde meroket dan menjadi bintang kemenangan Green Force.
Balde menjadi pahlawan saat Persebaya Surabaya menang 3-2 atas Persela Lamongan. Tak berhenti di situ, malam berikutnya ia mencetak hat-trick ke gawang Persib Bandung.
Green Force pun menang telak 4-0 atas Persib, berkat ketajaman Balde. Tiga gol yang dicetaknya menjadi bukti kritik terhadapnya perlahan terjawab.
“Saya bisa mencetak gol berkat Tuhan, saya bersyukur atas karunia ini,” ucap Balde kala itu. Meski tampil gemilang, ia tetap rendah hati.
Penyerang Persebaya Amido Balde merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persib Bandung bersama gelandang Manuchehr Jalilov di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya Surabaya)
Balde menganggap pencapaiannya adalah hasil dari kerja keras. Ia menyebut perjuangannya di setiap pertandingan selalu maksimal, baik di awal musim maupun saat itu.
Hat-trick tersebut membungkam keraguan publik. Balde membuktikan dirinya mampu memanfaatkan umpan terobosan dengan baik.
”Sebenarnya saya selalu berjuang keras di setiap pertandingan. Sama, di awal musim maupun saat ini. Itulah sepak bola,” imbuh Balde.
Gol-gol yang ia ciptakan bukan hasil dari crossing, melainkan kecerdasannya membaca pergerakan bola. Balde memperlihatkan dirinya adalah striker dengan penyelesaian akhir mematikan.
“Saya cinta Persebaya. Sepak bola hidup saya. Saya berjuang untuk klub ini dan keluarga saya,” ujar Balde penuh emosional.
Namun, kebersamaannya dengan Persebaya Surabaya tak berlangsung lama. Pada 31 Agustus 2019, Balde resmi hengkang ke PSM Makassar.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
