Paul Munster berusaha menikmati pertandingan dan membawa Persebaya Surabaya menang kontra Persib Bandung. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Manajemen Persebaya Surabaya telah memberi satu kesempatan lagi bagi coach Paul Munster, yaitu harus menang lawan Persib. Jika kalah, maka manajemen kemungkinan tidak akan memberikan tambahan pertandingan lagi baginya.
Meskipun demikian, bagi Munster sendiri, ia mengaku tidak tertekan terhadap ancaman pemecatan dari manajemen Persebaya. Ia lebih memilih fokus menghadapi Persib Bandung.
"Saya hanya fokus pada Persib, tidak ada yang lain. Bukan hanya saya, para pemain juga. Semua orang hanya fokus pada pertandingan ini. Bukan hanya saya, para pemain, kita semua belajar. Kami belajar dari menang, seri, kalah. Dan, kami melakukan persiapan untuk Persib," tegas Munster seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Ia juga mengaku tidak buta kekuatan tim yang berstatus juara bertahan tersebut karena ia kenal dengan para pemainnya.
"Saya tahu betul (kekuatan) Persib, saya kenal semua pemainnya. Kami tahu kelebihannya, kami tahu kelemahannya," tegasnya lagi.
Maka dari itu, pelatih asal Irlandia Utara itu mengaku telah menyiapkan strategi dan game plan yang berbeda saat menjamu Maung Bandung malam nanti.
"Anda tidak boleh meremehkan tim mana pun. (Menghadapi) Persib adalah (menunjukkan) permainan yang berbeda, tim yang berbeda. Strateginya juga berbeda," tambahnya.
Sebagai informasi, Green Force maupun Maung Bandung kini sama-sama bersaing di tiga besar untuk meraih gelar juara Liga 1. Persib duduk di puncak klasemen dengan poin 51. Sedangkan Persebaya di peringkat tiga dengan mengumpulkan 41 poin.
Persebaya harus meraih kemenangan karena performa mereka jeblok dalam delapan pertandingan terakhir, yaitu hanya meraih satu kemenangan dan menelan enam kekalahan serta sekali imbang.
Hal itu membuat selisih poin Bruno Moreira dkk dengan Persib semakin melebar, yaitu sepuluh poin. Padahal pada putaran pertama, Green Force sempat nyaman di puncak klasemen.
Awal keterpurukan Persebaya adalah saat takluk 2-0 dari Bali United pada 28 Desember 2024 lalu. Setelah itu, dalam lima laga berikutnya, tim asuhan Paul Munster paceklik kemenangan dengan menelan empat kekalahan dan satu imbang.
Harapan akan kebangkitan sempat muncul saat Persebaya menang 1-0 atas PSBS Biak sekaligus mengakhiri puasa kemenangan. Namun, di laga berikutnya, Green Force kembali menelan kekalahan dari Dewa United.
Maka dari itu, Munster menjamin para pemain asuhnya siap memberikan yang terbaik meski tidak bisa diperkuat oleh Kadek Raditya dan Malik Risaldi karena masih cedera.
Selain itu, Persebaya juga belum diperkuat gelandang Gilson Costa karena masih menjalani sanksi akibat kartu merah kontra Persis Solo pada 7 Februari lalu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
