Penyerang Persebaya Surabaya Rizky Dwi saat berduel dengan pemain Dewa United. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya akan menghadapi laga klasik melawan Persib Bandung pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga tersebut akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/3)
Kedua tim tidak hanya menjalani duel klasik, tapi juga sedang dalam persaingan gelar juara Liga 1. Di klasemen sementara kali ini, Persebaya berada di peringkat ketiga dengan 41 poin dan Persib berada di puncak klasemen dengan 51 poin.
Walaupun meraih kemenangan saat melawan PSBS Biak, Persebaya harus kembali mengalami kekalahan melawan Dewa United yang berada di peringkat kedua. Kekalahan tersebut cukup membuat frustrasi pelatih Persebaya Paul Munster, terutama kepada para penyerangnya.
Kini, dalam persiapan menghadapi Persib, Paul Munster sedang memikirkan opsi lain untuk mengisi posisi penyerang. "Kami harus terus melihat opsi lain di posisi striker. Kami sedang bekerja keras karena starting XI terbaik kami tidak dalam kondisi 100 persen. Dalam 2-3 hari ini, kami harus benar-benar fokus. Kami tidak bisa hanya bergantung pada satu pemain di lini depan, kami membutuhkan 4-5 pemain untuk tampil impresif di depan gawang," ucapnya mengutip dari laman Liga Indonesia Baru, Kamis (27/2).
Jika melihat opsi lain di posisi striker seperti yang dikatakan Munster, Rizky Dwi Pangestu adalah salah satu pemain depan yang belum mendapatkan kesempatan bermain yang banyak di musim ini. Bahkan, Dejan Tumbas sudah bermain sebanyak tujuh pertandingan di putaran kedua dibandingkan dirinya yang baru dua pertandingan.
Saat kekalahan melawan Dewa United, Rizky Dwi dimainkan untuk menggantikan Kasim Botan di babak kedua. Bermain selama 32 menit, pemain 25 tahun ini belum mampu mengeluarkan potensi terbaiknya sebagai penyerang.
Jika dibandingkan dengan Flavio Silva yang juga merupakan seorang penyerang dan bermain di babak kedua, penyerang asal Portugal tersebut lebih punya banyak peluang untuk mencetak gol. Melansir Sofascore, melihat angka gol yang diharapkan (xG), Flavio Silva memiliki angka 0.36 dan Rizky Dwi mencatatkan angka 0.05.
Selain itu, keduanya memiliki perbedaan dalam melepaskan tendangan tepat sasaran ke arah gawang. Dalam 48 menit bermain, Flavio Silva punya dua tendangan tepat sasaran dan Rizky Dwi hanya mampu melepaskan satu tendangan yang melenceng dari gawang.
Di musim ini, dalam delapan pertandingannya bersama Persebaya, Paul Munster hanya dua kali memainkan Rizky Dwi sebagai starter. Dua pertandingan tersebut saat melawan PSM Makassar dan PSIS Semarang.
Saat laga imbang melawan PSM Makassar, Rizky memiliki dua sundulan kepala yang melenceng serta satu tendangan yang masih diblok. Pemain nomor punggung 9 itu juga memiliki angka xG 0.68. Sementara saat menang melawan PSIS Semarang, angka xG yang dimiliki hanya 0.06 karena ia hanya melepaskan satu tendangan tepat sasaran selama 80 menit bermain.
Melihat statistik dari Rizky Dwi ketika dimainkan, sepertinya kecil kemungkinan untuk Paul Munster memainkannya sebagai starter saat melawan Persib. Namun, pilihan ada di tangan pelatih berusia 43 tahun tersebut karena ia menginginkan adanya opsi lain di posisi penyerang.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
