Kakang, salah satu pemain U-22 Terbaik di BRI Liga 1 musim ini. (Istimewa)
JawaPos.com- Sebelum Liga 1 musim 2024/25 bergulir, regulasi baru yang menjadi angin segar bagi pengembangan pemain muda di Indonesia diperkenalkan. Salah satunya adalah kewajiban kepada setiap klub untuk menurunkan minimal satu pemain U-22 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam starting XI, dengan durasi bermain minimal 45 menit.
Regulasi ini, yang tercantum dalam Pasal 22 Ayat 3 Regulasi Liga 1 2024/25, bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih bagi pemain muda Indonesia untuk berkompetisi di level tertinggi. Selain itu, setiap klub juga diwajibkan mendaftarkan minimal lima pemain U-22 dalam skuad mereka, sebagaimana tercantum dalam Pasal 26 regulasi tersebut.
Liga Indonesia Baru selaku operator BRI Liga 1 2024/2025 baru-baru ini merilis sebuah analisis untuk para pemain U-22 terbaik di setiap posisi. Berikut merupakan hasil analisis tersebut:
Kiper
Posisi penjaga gawang menjadi posisi yang paling sulit bagi pemain muda untuk menembus tim utama. Dari 21 pemain U-22 yang terdaftar di posisi ini, hanya tiga yang telah mendapat kesempatan bermain. Pemain seperti Husna Al Malik (Persik Kediri) menjadi penjaga gawang U-22 dengan menit bermain terbanyak, yaitu 360 menit atau empat pertandingan dengan skor terbaik yaitu 91. Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC) dengan satu pertandingan dan Muhammad Ardiansyah (PSM Makassar) dengan empat pertandingan, juga menunjukkan potensi besar meskipun masih memiliki keterbatasan dalam menit bermain.
Bek
Di posisi bek, terdapat 33 pemain U-22 yang terdaftar, namun 15 di antaranya belum mendapat kesempatan bermain. Kakang Rudianto (Persib Bandung) menonjol sebagai bek U-22 terbaik dengan menit bermain 1.415 atau 18 penampilan dan skor 91. Pemain lainnya yang juga konsisten dalam penampilan adalah Achmad Maulana Syarif (Arema FC) dengan 17 penampilan dan Muhammad Ferarri (Persija Jakarta) dengan 18 penampilan, yang patut diawasi di masa depan.
Gelandang
Posisi gelandang diisi oleh sejumlah pemain muda berbakat, dan Arkhan Fikri (Arema FC) menjadi contoh pemain terbaik di posisi tengah dengan skor 87 dalam 1.444 menit bermain atau 19 penampilan. I Made Tito Wiratama (Bali United FC) dengan 11 penampilan dan Rivaldo Enero Pakpahan (Borneo FC) dengan 15 penampilan, juga tampil menjanjikan, menunjukkan kualitas mereka dalam pertandingan-pertandingan penting.
Penyerang
Di posisi penyerang, Althaf Indie (Persis Solo) menjadi yang terbaik karena tampil gemilang dan mencatatkan menit bermain sebanyak 1.671 menit serta diberi skor 76. Pemain lainnya, seperti Muhammad Arham Darmawan (PSM Makassar) dan Toni Firmansyah (Persebaya), juga menunjukkan potensi besar untuk menjadi bintang di masa depan.
Dampak Regulasi Baru bagi Pemain Muda
Regulasi yang mewajibkan klub untuk memainkan minimal satu pemain U-22 dalam starting XI telah memberikan dampak positif bagi perkembangan pemain muda. Meskipun masih ada tantangan, terutama di posisi penjaga gawang yang didominasi oleh pemain senior dan asing, beberapa pemain muda sudah membuktikan kualitas mereka. Nama-nama seperti Kakang Rudianto (Persib Bandung), Arkhan Fikri (Arema FC), Althaf Indie (Persis Solo), dan Muhammad Ferarri (Persija Jakarta) membuktikan bahwa talenta muda Indonesia siap bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
