Skuad Persija Jakarta saat melakukan selebrasi kemenangan di JIS. (Instagram Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta kini sudah memiliki Jakarta International Stadium sebagai rumah baru. Manajemen Macan Kemayoran menargetkan sedikitnya 40 ribu penonton hadir untuk setiap laga kandang di stadion yang terletak di kawasan Jakarta Utara tersebut.
Mencari stadion pertandingan kini bukan lagi jadi persoalan untuk Persija Jakarta dalam melakoni laga kandang di Liga 1 Indonesia. Macan Kemayoran sudah menandatangani nota kesepahaman dan jadi prioritas untuk menggunakan JIS.
Status JIS sebagai rumah Persija pun menjadi sinyal positif. Sebab, Rizky Ridho Ramadhani kini bukan hanya punya kejelasan soal venue, tapi juga besarnya kapasitas home base mereka tersebut.
Sebagaimana diketahui, JIS adalah stadion yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan acara modern yang memerlukan kapasitas besar, baik untuk pertandingan olahraga maupun konser musik skala internasional. Kapasitasnya mencapai 82.000.
Besaran kapasitas dan mewahnya JIS membuat banyak yang bertanya-tanya akankah Persija menggunakan seluruh kapasitas stadion untuk penonton di tiap pertandingan, terutama untuk pertandingan besar atau big match yang memiliki gengsi besar.
Terkait itu, Mohamad Prapanca selaku Direktur Persija Jakarta memberikan jawaban. Dia menyebut hal itu bukanlah sesuatu yang tak mungkin.
"Kalau nanti ini udah kita jalanin, dan tentunya juga kan program ini bukan berhenti, jadi kalau misalnya pintu aksesnya mulai dikerjakan, dilanjutkan, mungkin bisa lebih cepat atau tidak, ya kenapa enggak kita main big match di JIS gitu ya," kata Prapanca.
Selain itu, JIS saat ini masih memiliki persoalan akses. Karena itu, untuk musim ini, Persija enggan jor-joran dalam hal kuota tiket dan penonton pertandingan di JIS. Manajemen hanya mematok setengah kapasitas dalam kuota yang dijual kepada penonton.
"Kenapa saya tentukan musim ini, setiap main di JIS 40 ribu, karena terkait dengan keterbatasan akses. Kan saya harus mikirin para orang yang mau beli tiket, gimana caranya, itu harus beli secara maksimal," ucap Prapanca.
"Jadi, kita bisa aja, mau main gila gitu kan, Persija, kadang-kadang lagi kita bawa aja deh, buka sampai 60 ribu gitu, tapi nanti kalau ada apa-apa kan kita repot," tambahnya.
Kuota 40 ribu penonton tentu bukan target yang sedikit. Persija sendiri sampai saat ini setiap main di JIS belum pernah mencapai 40 ribu penonton. Paling mentok hanyalah 28.027 saat Persija Jakarta menghadapi Persita Tangerang beberapa waktu lalu.
Bagi Jakmania, memadati JIS dengan target kuota 40 ribu penonton jelas jadi tantangan tersendiri. Tapi, hal itu bukan sesuatu yang mustahil jika Persija memainkan pertandingan besar di JIS seperti lawan Persib Bandung atau Persebaya Surabaya.
Lebih lanjut, Prapanca juga mengatakan bahwa sampai saat ini manajemen terus memikirkan cara bagaimana agar para penonton yang datang ke JIS, bukan cuma dapat kepuasan nonton Persija secara langsung saja. Tapi, juga kenyamanan, termasuk soal aksesnya.
"Yang mau kita capai adalah bahwa orang-orang nonton bola, terutama di JIS, Persija main, itu adalah bisa terhibur. Bisa terhibur dan juga mudah," terangnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
