Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Februari 2025 | 15.18 WIB

Dampak Sanksi Tanpa Penonton, Persija Jakarta Terancam Rugi Besar saat Hadapi Persebaya Surabaya

Persija Jakarta harus mengakui ketangguhan PSM Makassar pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Dok. Persija) - Image

Persija Jakarta harus mengakui ketangguhan PSM Makassar pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Dok. Persija)

Jawapos.com - Persija Jakarta mendapat sanksi larangan kehadiran penonton di empat laga kandang buntut dari kerusuhan yang terjadi di laga melawan Persib Bandung, Minggu (16/2) lalu. Absennya dukungan suporter dari tribun berpotensi merugikan Macan Kemayoran yang tengah mengejar poin di papan klasemen. 

Skuad Carlos Pena dikabarkan menerima surat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait tindak lanjut dari kericuhan yang terjadi pasca laga saat menjamu Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pekan lalu. 

Selain sanksi tersebut, Macan Kemayoran dikabarkan juga wajib membayar denda sebesar Rp 220 juta. Dua poin itu diyakini akan berdampak negatif bagi Rizky Ridho dkk yang sedang menjaga asa di papan atas klasemen. 

Andai keputusan tidak berubah, Persija Jakarta akan bermain tanpa dukungan langsung suporternya saat menjamu PSIS Semarang (4/3), Arema FC (9/3), Persebaya Surabaya (12/4), dan Semen Padang (27/4).

Dalam empat laga tersebut, Macan Kemayoran diprediksi akan mengalami kerugian besar terutama ketika laga melawan Persebaya Surabaya. Dalam jamuan terakhir skuad Macan Kemayoran pada Green Force di musim 2023/2024, 55 ribu penonton hadir memadati tribun Stadion Gelora Bung Karno.

Raihan tersebut memecahkan rekor penonton terbanyak di musim tersebut dan belum terpecahkan lagi hingga pekan ke-24 musim ini. Padahal, aroma duel klasik antara dua klub perserikatan ini diyakini akan menyedot atensi banyak mata. 

Terlebih, berdasarkan catatan Transfermarkt, Persija Jakarta termasuk salah satu klub yang laga kandangnya selalu ramai dihadiri penonton.

Macan Kemayoran menempati peringkat pertama klub Liga 1 yang paling banyak menghadirkan suporter ke stadion di musim ini. Dalam satu pertandingan, rata-rata penonton yang hadir mencapai 19.403 orang, berbanding cukup jauh dengan Persebaya Surabaya di posisi dua dengan rata-rata 13.868 penonton.

Selain soal keterisian stadion yang berpengaruh terhadap pendapatan klub, absennya penonton yang datang langsung ke stadion akan berdampak terhadap kondisi kebatinan pemain. 

Pentingnya kehadiran suporter pernah Carlos Pena sampaikan ketika skuadnya menjamu Persita Tangerang di laga pekan ke-19. Laga tersebut masih memegang rekor penonton terbanyak Liga 1 musim ini dengan jumlah 28.027 penonton. 

"28.000 (penonton) tapi terasa seperti 50.000 karena mereka menciptakan atmosfer yang luar biasa. Mereka bernyanyi saat kami menyerang dan saat Persita (Tangerang) menyerang kami. Mereka mendorong dan sangat membantu kami," tuturnya. 

Hingga saat ini, belum diketahui apakah Persija Jakarta akan mengajukan banding untuk keputusan Komdis PSSI tersebut. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore