
SUDAH SIAP PAKAI: Suasana Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, setelah direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U-20. Karena Piala Dunia U-20 batal, Persebaya berharap bisa memanfaatkannya.
JawaPos.com - Persebaya Surabaya menjadi tim musafir musim lalu. Mereka berkandang di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS), Gresik. Lantas, bagaimana musim depan? Pihak manajemen sudah mengambil sikap.
”Karena Piala Dunia U-20 batal, kami sih berharap bisa kembali berkandang lagi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT),” kata Manajer Persebaya Yahya Alkatiri kepada Jawa Pos.
Yahya tidak diam saja. Pihaknya sudah melakukan langkah konkret. Manajemen Green Force sudah berkirim surat kepada Pemkot Surabaya selaku pengelola GBT.
”Kami ingin bertemu dengan pemkot membahas soal home base di GBT. Tapi, sampai sekarang (surat) masih belum ada respons. Mungkin masih libur Lebaran ya,” bebernya.
Yahya berharap segera ada balasan dari Pemkot Surabaya. Sebab, Yahya ingin Green Force kembali ke rumah lamanya.
Soal proses renovasi, dia juga yakin pengerjaan di GBT sudah hampir tuntas. Sebab, renovasi stadion berkapasitas 45 ribu penonton itu dilakukan untuk menggelar Piala Dunia U-20.
”Piala Dunia U-20 ini kan seharusnya bergulir pada 15 Mei. Logikanya, renovasi Stadion harusnya sudah tuntas sebelum tanggal tersebut. Jadi, menurut hitungan kami, musim depan GBT sudah bisa dipakai,” beber mantan manajer Persik Kediri itu. Dia berharap pihaknya bisa segera bertemu dengan pemkot. Kemudian menentukan apakah bisa kembali berkandang di GBT.
Pembahasan bukan hanya soal home base. Persebaya juga berencana menggelar beberapa laga uji coba. Itu dilakukan karena tidak ada turnamen pramusim pada awal musim ini.
”Kami berencana menggelar international friendly. Soal lawan, kami lihat saja ke depan. Yang jelas, kami mungkin mendatangkan tim luar negeri,” papar Yahya.
”Selain international friendly, kami punya agenda pertandingan persahabatan lainnya. Setidaknya ada tiga atau lima laga yang akan kami gelar di awal musim, baik home maupun away,” imbuhnya. (gus/c9/bas)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022