
BERJIWA SENI: Nuri (kiri) bersama bandnya di Tuban bernama Invoker. Band ini sering memainkan musik punk dan heavy metal.
Tiada hari tanpa musik. Begitulah kehidupan pemain baru Persebaya Ahmad Nuri Fasya. Di sela-sela aktivitas sebagai pesepak bola, dia masih aktif ngeband. Bahkan, selalu membawa gitar ke mana pun dirinya berkarier.
FARID S. MAULANA, Surabaya
JARI-JARINYA begitu lincah ketika memetik senar-senar di gitar akustik Minggu (23/4) sore. Beberapa lagu dimainkannya. Ada dari band asal Amerika Serikat Avenged Sevenfold hingga band punk Indonesia Superman is Dead.
’’Kalau tidak latihan, ya saya tidak bisa lepas dari gitar,’’ paparnya.
Sejak duduk di bangku SMP, selain sepak bola, musik sudah mengalir dalam nadinya. Dia sudah main band. ’’Kadang ngedrum kalau lagu-lagu Superman is Dead. Tapi, lebih sering gitar,’’ ujarnya.
Bahkan, Blek –sapaan Ahmad Nuri Fasya– pernah punya band dan aktif manggung sebelum disibukkan oleh sepak bola di Tuban. Nama bandnya Invoker. ’’Sering main punk sama heavy metal. Kadang juga main lagu-lagu indie,’’ katanya.
Nuri menuturkan sudah mengenal musik sejak lama. Dia juga bisa bermain musik secara otodidak.
’’Ya, mendengarkan saja. Lama-lama bisa,’’ bebernya. Saking cintanya pada musik, ke mana pun dirinya berada, gitar harus selalu ada. Misalnya, ketika masih bergabung dengan FC Bekasi City musim lalu.
’’Saya sampai beli gitar untuk dibawa ke mes. Ya karena bisa menghilangkan rasa sedih dan memotivasi saya selama bermain sepak bola,’’ ujarnya.
Dan hal tersebut cukup efektif. Dia banyak mendapat inspirasi untuk bermain sepak bola lebih baik tiap kali bermain gitar. Nuri lebih bersemangat dalam menjalani karier sebagai pesepak bola.
Nah, bergabung dengan Green Force musim depan di Liga 1, gitar juga jadi salah satu senjata yang akan dibawanya ke Surabaya. Gitar akan menemaninya untuk mendapatkan prestasi bersama Persebaya.
’’Mungkin kalau kesulitan bawa, saya beli baru nanti di Surabaya. Pokoknya, harus ada gitar,’’ ungkapnya.
Selain gitar, satu yang akan dibawanya ke Kota Pahlawan adalah motivasi dari kapten FC Bekasi City Hamka Hamzah. Hamka memberikan pesan khusus kepadanya setelah menandatangani kontrak bersama Persebaya pada 21 Maret lalu.
’’Beliau hanya bilang pernah bawa Persebaya juara. Saya pasti bisa katanya,’’ jelas Nuri. (rid/c6/bas)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
