Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Februari 2025 | 16.32 WIB

Imran Nahumarury jadi Satu-satunya Pelatih Lokal yang Tersisa di Liga 1 Indonesia

Imran Nahumarury. (Instagram @imran_nahumarury)

JawaPos.com- Imran Nahumarury, pelatih Maluku United, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya di BRI Liga 1 2024/2025. Sebagai satu-satunya pelatih lokal yang tersisa di liga musim ini, Imran merasa bangga namun tetap rendah hati. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan dedikasi dalam mencapai prestasi tersebut.

Imran Nahumarury memulai karier kepelatihannya dengan tekad untuk memajukan sepak bola Indonesia. Bergabung dengan Maluku United pada musim 2023/2024, ia berhasil membawa tim promosi ke BRI Liga 1 2024/2025. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan bagi dirinya, tetapi juga bagi masyarakat Maluku yang mendambakan representasi di kancah sepak bola nasional.

Musim 2024/2025 menjadi tantangan tersendiri bagi Imran dan Maluku United. Dominasi pelatih asing di liga membuatnya menjadi satu-satunya pelatih lokal yang bertahan hingga saat ini. Meskipun demikian, Imran tidak ingin berpuas diri. Ia menekankan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh tim.

“Situasi ini karena kerja keras saya dan juga teman-teman yang selalu mendukung serta membantu saya di dalam tim. Menurut saya, perjalanan masih panjang. Saya berharap tidak cepat puas serta bisa lebih baik dari sekarang,” ungkap Imran. 

Maluku United, sebagai tim promosi dari Liga 2 musim lalu, telah menunjukkan performa yang solid di Liga 1 musim ini. Mereka berhasil menduduki posisi ke-9 klasemen sementara dengan mengumpulkan 33 poin. Ini adalah pencapaian yang cukup baik mengingat status mereka sebagai tim promosi.

Dalam lima laga terakhir, performa Maluku United semakin meningkat. Mereka mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Ini menunjukkan bahwa tim ini sedang dalam tren positif dan memiliki momentum yang baik.

Selain performa yang solid, salah satu faktor kunci keberhasilan Maluku United adalah konsistensi permainan mereka. Ini menunjukkan bahwa tim ini memiliki pemahaman yang baik tentang taktik dan strategi yang diterapkan oleh pelatih.

“Saya tidak melihat nama besar di dalam tim, tetapi bagaimana pemain tersebut bekerja keras untuk tim ini. Saya pikir juga bahwa bermain sebagai keluarga menjadi salah satu kunci. Selain itu, intensitas dalam latihan harus sama dengan saat pertandingan. Intinya, kekeluargaan dan kerja keras menjadi kunci hingga sekarang,” ujar Imran.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore