Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 April 2023 | 04.44 WIB

Erick Thohir Usulkan Pengurangan Poin bagi Pelaku Pelanggaran di Liga

Erick Thohir (kiri) memberikan masukannya tentang pelaksanaan Liga 1 musim depan. Ketum PSSI itu ingin adanya pengurangan poin bagi klub apabila ada pelanggaran saat berlangsungnya pertandingan. - Image

Erick Thohir (kiri) memberikan masukannya tentang pelaksanaan Liga 1 musim depan. Ketum PSSI itu ingin adanya pengurangan poin bagi klub apabila ada pelanggaran saat berlangsungnya pertandingan.

JawaPos.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengusulkan pengurangan poin bagi para pelaku pelanggaran di liga. Tujuannya dengan harapan semua pihak akan semakin menyadari besarnya tanggung jawab masing-masing.

Beberapa pertandingan terakhir Liga 1 musim 2022/2023 dinodai dengan aksi para penggemar klub yang menyalakan suar di dalam stadion.

Jika merujuk kepada peraturan FIFA, yakni FIFA Stadium Safety and Security Regulations pasal 52 huruf C butir i serta peraturan PSSI yaitu Pasal 70 ayat 1 Kode Disiplin PSSI, maka menyalakan suar sudah termasuk kategori melanggar peraturan.

"Kalau ada problem lain seperti yang kemarin, maka kita kurangi poin saja. Supaya apa? klub dan suporter merasa punya tanggung jawab yang sama. Kan kalau klubnya kurang poin rugi, seperti kemarin Juventus karena masalah administrasi maka dikurangi 15 poin, karena ada administrasi yang disalahgunakan di mana ada sistem accounting pajak dan lain-lain," kata Erick pada konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Rabu (19/4/2023).

Selama ini pihak yang terkena hukuman jika terdapat penonton yang menyalakan suar adalah klub dijatuhi denda sebesar Rp 50 juta untuk satu kasus penyalaan suar dan denda sebesar Rp 200 juta jika banyak penonton yang menyalakan suar. Meski telah dijatuhi denda, namun kasus-kasus tersebut masih kerap terulang kembali.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut mengatakan telah menemui sejumlah klub peserta Liga 1 untuk membahas hal tersebut dan disambut baik oleh sejumlah klub.

"Artinya apa? Bisa kita melakukan sesuatu yang berbeda. Asal ada kesepakatan. Dan, beberapa klub yang saya telepon pun tertarik. Biar punya tanggung jawab sama-sama. Pihak keamanan punya tanggung jawab, klub pun bertanggung jawab, sahabat suporter harus jadi kebanggaan," katanya.

Selain itu untuk perizinan penyelenggaraan pertandingan liga, Erick menuturkan bahwa Presiden Joko Widodo dan pihak kepolisian sudah menyatakan komitmennya untuk membantu kelancaran penyelenggaraan kompetisi musim depan.

"Kalau sistemnya belum rapi, jangan salahkan pihak kepolisian kalau tidak keluar izin. Padahal, kita sudah ada kesepakatan. Saya dengan Pak Kapolri dan Presiden sudah meminta semua izin harus keluar tiga bulan sebelum pertandingan. Sudah ada statement dari Bapak Presiden," katanya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore