Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 17.12 WIB

Persija Jakarta Minta Maaf ke Persib, Janji Evaluasi Usai Kericuhan di Stadion Patriot

Pertandingan Persija vs Persib yang berakhir kericuhan antar suporter. (Dok. Persib)

JawaPos.com - Persija Jakarta menyampaikan permintaan maaf atas insiden kericuhan yang terjadi saat pertandingan melawan Persib Bandung pada pekan ke-23 Liga 1 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2).

Manajemen Macan Kemayoran menegaskan bahwa mereka mengecam keras segala bentuk kekerasan di dunia sepak bola dan tidak mentoleransi insiden yang mencederai sportivitas. Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyayangkan situasi yang terjadi dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Langkah Preventif Sudah Ditempuh, Tapi Kericuhan Tak Terhindarkan

Menurut Prapanca, Persija telah melakukan berbagai tindakan pencegahan untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan aman dan kondusif. Salah satu langkah yang diambil adalah melarang kehadiran suporter tim tamu guna menghindari potensi konflik di dalam stadion.

Beberapa langkah konkret yang telah dilakukan Persija meliputi:

  1. Mengumumkan larangan suporter tamu di seluruh kanal media sosial resmi Persija.
  2. Mengirimkan surat resmi kepada manajemen Persib untuk meminta bantuan dalam menyosialisasikan kebijakan ini.
    Berkoordinasi dengan The Jakmania, kelompok suporter Persija, agar tidak memberikan akses kepada suporter Persib untuk masuk ke stadion.
  3. Menerapkan pengecekan KTP sebelum masuk ke area stadion guna memastikan tidak ada suporter tim tamu yang menyamar sebagai penonton netral.

Selain itu, Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija juga telah bekerja keras untuk menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman. Mereka berkoordinasi erat dengan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi untuk membangun skema pengamanan yang ketat. Namun, meski berbagai langkah preventif telah diterapkan, kericuhan tetap terjadi.

Persija Jakarta Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Atas insiden tersebut, Mohamad Prapanca mewakili manajemen Persija menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang terdampak, termasuk Persib Bandung, jajaran kepolisian, pengelola Stadion Patriot, dan masyarakat Kota Bekasi.

"Kami sangat menyayangkan kejadian yang terjadi dalam laga melawan Persib Bandung. Kami meminta maaf kepada Persib, pihak kepolisian, pengelola Stadion Patriot, serta masyarakat Bekasi yang terkena dampak dari insiden ini," ujar Prapanca.

Lebih lanjut, ia berjanji bahwa Persija akan melakukan evaluasi menyeluruh dan meningkatkan pengamanan di laga-laga kandang berikutnya.

"Kami akan menyelesaikan masalah ini dengan berkoordinasi bersama semua pihak terkait. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Kami sadar bahwa kami harus bekerja lebih keras untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dalam setiap pertandingan kandang Persija," tegasnya.

Evaluasi Diperlukan untuk Meningkatkan Keamanan Sepak Bola Indonesia

Insiden kericuhan di laga Persija vs Persib menjadi catatan penting bagi Liga 1 Indonesia untuk terus meningkatkan sistem keamanan pertandingan. Persaingan sengit antara kedua tim memang selalu menyedot perhatian besar, tetapi insiden negatif seperti ini tidak seharusnya menjadi bagian dari rivalitas sepak bola.

Dengan adanya permintaan maaf dari Persija dan komitmen untuk memperbaiki sistem pengamanan, diharapkan atmosfer pertandingan Liga 1 ke depan bisa menjadi lebih sportif, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore