Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Februari 2025 | 20.06 WIB

Belum Dapat Izin Gunakan Kanjuruhan, Arema FC Pastikan Gelar Dua Laga Kandang Tanpa Penonton di Stadion Soepriadi Blitar

Arema FC tetap gunakan Stadion Supriadi Blitar untuk laga kandang Februari 2025. (Instagram @dalberto94) - Image

Arema FC tetap gunakan Stadion Supriadi Blitar untuk laga kandang Februari 2025. (Instagram @dalberto94)

JawaPos.com - Arema FC telah memastikan bahwa akan tetap menggunakan Stadion Supriadi, Kota Blitar, untuk mengarungi laga kandang di Bulan Februari. Hal ini tidak lepas dari Stadion Kanjuruhan dinilai belum memenuhi syarat untuk digunakan.

Laga kandang yang dimaksud adalah saat menjamu PSS Sleman pada 17 Februari 2025 dan PSIS Semarang pada 24 Februari 2025. Kepala Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengonfirmasi keputusan tersebut baru-baru ini.

Yusrinal menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian kapan Arema FC bisa kembali bermain di Stadion Kanjuruhan Malang. Oleh karena itu, manajemen memutuskan untuk tetap menggunakan Stadion Supriadi Blitar sebagai kandang sementara.

"Laga home tersisa di bulan Februari, Arema tetap menggunakan Stadion Supriadi Blitar sebagai homebase, karena belum ada jawaban pasti dari Kabupaten Malang terkait pemakaian atau sewa Stadion Kanjuruhan,” ujar Yusrinal.

Kemudian, Yusrinal juga menambahkan jika pertandingan melawan PSS dan PSIS harus digelar tanpa penonton. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir anggaran penyelenggaraan laga kandang.

Menurutnya, hal itu harus diambil karena jika tetap menggelar laga dengan penonton, ada dana tambahan hampir 100 juta rupiah yang harus dikeluarkan. Seperti untuk pengamanan, ground handling, dan tambahan personil panpel.

"Hal ini dilakukan untuk meminimalisir anggaran penyelenggaraan laga kandang," sambung Yusrinal.

"Kalau menyelenggarakan laga kandang dengan penonton, ada tambahan dana Rp100 juta yang harus dikeluarkan untuk pengamanan, ground handling, dan tambahan kepanpelan."

Seperti diketahui, tiket pertandingan menjadi salah satu sumber pemasukan bagi klub-klub, tak terkecuali Arema FC. Namun, untuk saat ini jumlah pemasukan laga home dari tiket sangat kecil. Tidak cukup menutup biaya penyelenggaraan laga kandang. 

Padahal, upaya memindah laga kandang agar lebih dekat dengan Malang sudah dilakukan. Karena musim lalu, Singo Edan bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

"Untuk saat ini, pemasukan laga home dari tiket sangat kecil. Jujur, ini keputusan yang sangat berat, namun kami harus realistis,” keluh Yusrinal.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Blitar, M. Aninur Cholis, membenarkan bahwa Arema FC telah mengajukan permohonan untuk menggunakan Stadion Supriadi Blitar dalam dua laga kandang mendatang.

“Betul, suratnya meminta perpanjangan izin untuk dua pertandingan melawan PSS Sleman tanggal 17 Februari 2025 dan PSIS Semarang tanggal 24 Februari 2025,” ujar Cholis.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore