
Arema FC tetap gunakan Stadion Supriadi Blitar untuk laga kandang Februari 2025. (Instagram @dalberto94)
JawaPos.com - Arema FC telah memastikan bahwa akan tetap menggunakan Stadion Supriadi, Kota Blitar, untuk mengarungi laga kandang di Bulan Februari. Hal ini tidak lepas dari Stadion Kanjuruhan dinilai belum memenuhi syarat untuk digunakan.
Laga kandang yang dimaksud adalah saat menjamu PSS Sleman pada 17 Februari 2025 dan PSIS Semarang pada 24 Februari 2025. Kepala Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengonfirmasi keputusan tersebut baru-baru ini.
Yusrinal menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian kapan Arema FC bisa kembali bermain di Stadion Kanjuruhan Malang. Oleh karena itu, manajemen memutuskan untuk tetap menggunakan Stadion Supriadi Blitar sebagai kandang sementara.
"Laga home tersisa di bulan Februari, Arema tetap menggunakan Stadion Supriadi Blitar sebagai homebase, karena belum ada jawaban pasti dari Kabupaten Malang terkait pemakaian atau sewa Stadion Kanjuruhan,” ujar Yusrinal.
Kemudian, Yusrinal juga menambahkan jika pertandingan melawan PSS dan PSIS harus digelar tanpa penonton. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir anggaran penyelenggaraan laga kandang.
Menurutnya, hal itu harus diambil karena jika tetap menggelar laga dengan penonton, ada dana tambahan hampir 100 juta rupiah yang harus dikeluarkan. Seperti untuk pengamanan, ground handling, dan tambahan personil panpel.
"Hal ini dilakukan untuk meminimalisir anggaran penyelenggaraan laga kandang," sambung Yusrinal.
"Kalau menyelenggarakan laga kandang dengan penonton, ada tambahan dana Rp100 juta yang harus dikeluarkan untuk pengamanan, ground handling, dan tambahan kepanpelan."
Seperti diketahui, tiket pertandingan menjadi salah satu sumber pemasukan bagi klub-klub, tak terkecuali Arema FC. Namun, untuk saat ini jumlah pemasukan laga home dari tiket sangat kecil. Tidak cukup menutup biaya penyelenggaraan laga kandang.
Padahal, upaya memindah laga kandang agar lebih dekat dengan Malang sudah dilakukan. Karena musim lalu, Singo Edan bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
"Untuk saat ini, pemasukan laga home dari tiket sangat kecil. Jujur, ini keputusan yang sangat berat, namun kami harus realistis,” keluh Yusrinal.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Blitar, M. Aninur Cholis, membenarkan bahwa Arema FC telah mengajukan permohonan untuk menggunakan Stadion Supriadi Blitar dalam dua laga kandang mendatang.
“Betul, suratnya meminta perpanjangan izin untuk dua pertandingan melawan PSS Sleman tanggal 17 Februari 2025 dan PSIS Semarang tanggal 24 Februari 2025,” ujar Cholis.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
