
Uston Nawawi bongkar dinamika jadi caretaker terlama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya dipastikan tanpa didampingi Paul Munster di pinggir lapangan saat Green Force menjamu PSBS Biak. Posisi Munster pun digantikan Uston Nawawi.
Munster tak boleh menemani Bruno Moreira dan kolega lantaran hukuman akumulasi kartu yang diterima pelatih asal Irlandia Utara tersebut. Imbasnya, Coach Uston yang bakal menjadi pelatih sementara saat Persebaya menjamu PSBS di Stadion GBT, Sabtu (15/2).
Fakta ini sebenarnya tak mencemaskan, apalagi merujuk prestasi yang sudah ditorehkan Coach Uston sebagai caretaker musim 2023/2024. Dia pertama kali ditunjuk manajemen Green Force setelah mendepak Aji Santoso. Hasilnya, Uston Nawawi membawa empat kemenangan dan sekali imbang.
Uston Nawawi kemudian mendapatkan kesempatan serupa, yakni menjadi caretaker setelah manajemen kembali mendepak pelatih kepala. Saat itu, Josep Gombau yang merasakan panasnya kursi kepelatihan Persebaya.
Di kesempatan kedua itu, pelatih asal Sidoarjo tersebut membawa Persebaya mengemas empat hasil imbang, dan sekali kalah sebelum manajemen menunjuk Paul Munster. Dari 10 laga, Coach Uston membawa Persebaya mengemas empat kemenangan, lima imbang, dan sekali kalah.
Kini, legenda Persebaya itu kembali didapuk sebagai pelatih walau statusnya bersifat sementara, yakni menggantikan Munster yang terkena akumulasi kartu.
Pertanyaannya kini, strategi apa yang akan diterapkan Persebaya di bawah Coach Uston. Apakah dirinya memiliki kebebasan dalam menerapkan strategi atau masih berdasarkan arahan Munster?
Jika situasinya hanya bersifat sementara kontra PSBS, maka Coach Uston sejatinya tak punya kewenangan. Ia hanya diperbolehkan memimpin pasukan Green Force di pinggir lapangan.
Dan, formasi andalan Munster 4-3-3 dipercaya akan kembali diterapkan saat menghadapi Badai Pasifik, karena Munster yang memegang peranan walau dari balik layar.
Padahal, jika Uston diberikan keleluasaan, pelatih berusia 47 tahun itu memiliki beberapa formasi yang dapat digunakan sesuai lawan yang dihadapi. Selain biasa menggunakan 4-3-3 sama seperti Munster, Coach Uston juga bisa mengandalkan formasi 4-2-3-1.
Terlepas dari apapun strategi yang bakal digunakan Persebaya saat menghadapi PSBS nanti, Bonek maupun Bonita sangat menginginkan tim kesayangan kembali memetik kemenangan.
Permintaan itu sangat dimaklumi karena Persebaya tak kunjung mengemas kemenangan dalam enam laga terakhir. Green Force sudah menelan lima kekalahan dan sekali imbang.
Rekor Uston Nawawi Bersama Persebaya
8 Agustus 2023
Bhayangkara 1-2 Persebaya (4-2-3-1)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
