Bek Persija, Rizky Ridho menjadi pemain lokal yang mencatatkan seribu passing sukses di Liga 1. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho tak henti-hentinya membuat rekor. Setelah dinobatkan sebagai pemain lokal termahal versi Transfermarkt, ia kini sah menjadi raja passing di Liga 1.
Mengutip statistik dari Liga Indonesia Baru, Rizky Ridho sudah mencatatkan 1.044 passing sukses atau rata-rata per pertandingan mencetak 52,2 passing sukses.
Catatan itu membuatnya menjadi pemain lokal pertama yang mampu melakukan seribu passing sukses musim ini, dan mengungguli pemain-pemain lokal lainnya yang sering menjadi starter.
Hingga pekan ke-20, selain Ridho, pemain-pemain lokal lain dengan jumlah passing sukses yang tinggi di antaranya Fajar Fathurahman (Borneo FC Samarinda/939), Al Hamra Hehanussa (Persik Kediri/739), Mario Jardel (Persita Tangerang/699), dan Koko Ari (Madura United/680).
Selain itu, ada juga Muhammad Toha (Persita Tangerang/671), Muhammad Edo (Persib Bandung/651), Leo Guntara (Borneo FC/644), Muhammad Ferarri (Persija Jakarta/641), Alfeandra Dewangga (PSIS Semarang/624), dan Altalariq Ballah (Dewa United/610).
Menurut Performance Development Manager PT Liga Indonesia Baru (LIB), Guntur Cahyo Utomo, pemain jebolan akademi Persebaya itu tipikal bek yang bermain efektif.
“Gaya permainan Rizky Ridho memang efektif. Tipikal pemain belakang yang tidak hanya bagus dalam bertahan, tapi dia juga bisa melakukan build up dengan sangat efektif. Jadi, wajar jika dia menunjukkan kemampuan passing sukses yang cukup tinggi,” ujar Guntur masih dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Selain mencatatkan seribu passing sukses, performanya sebagai bek juga jempolan. Dari 20 kali penampilannya, ia telah membukukan 33 tekel, 65 kali interceptions, dan 55 kali clearances.
Guntur juga menilai Rizky Ridho piawai dalam mengatasi tekanan dalam situasi satu lawan satu.
“Hal lain yang menonjol dari Ridho adalah ketenangannya saat berada dalam situasi 1 vs 1. Pengambilan keputusan yang sangat baik seolah mendikte lawan yang sedang memegang bola untuk cenderung tidak mampu mengarahkan bola ke daerah berbahaya Persija. Kemampuan ini sangat jarang dimiliki oleh bek-bek Indonesia pada umumnya,” tambah Guntur.
Dengan usianya yang masih muda, yaitu 23 tahun, ia tentu masih bisa menambah jumlah passing suksesnya. Apalagi ia merupakan kapten tim Persija, sehingga hampir dipastikan selalu menjadi starting line up.
Sebagai informasi, Ridho merupakan salah satu jebolan Persebaya Junior yang sukses menembus persaingan di level senior.
Bersama Persebaya muda, Rizky Ridho meraih trofi juara Elite Pro Academy (EPA) U-20 Liga 1 2019. Berkat penampilan impresifnya, ia dipromosikan ke tim senior pada musim 2020.
Ia membela Persebaya hingga 2023 dengan memberi sumbangsih satu gelar Piala Gubernur Jawa Timur tahun 2020. Setelah itu, ia pindah ke Persija dan hingga kini menjadi pemain andalan di kubu Macan Kemayoran.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
