Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Januari 2025 | 15.10 WIB

Posisi Paul Munster di Ujung Tanduk, Pieter Huistra dan Thomas Doll Muncul Sebagai Kandidat, Akankah Bonek Memberi Restu?

Paul Munster harus mengakui rekor buruk barunya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini. (Media Persebaya)

JawaPos.com - Situasi Paul Munster di Persebaya Surabaya tengah memanas menyusul rentetan hasil buruk yang dialami tim berjuluk Green Force itu di awal putaran kedua Liga 1 2024/2025. Setelah tampil mengesankan di putaran pertama, Persebaya kini memasuki fase yang jauh dari harapan.

Hingga pekan ke-20, mereka telah menderita empat kekalahan beruntun, yakni melawan Bali United, PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera.

Kekecewaan dari Berbagai Pihak

Kondisi ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk manajemen klub dan para pendukung setia, Bonek. Presiden klub, Azrul Ananda, secara terbuka menyatakan rasa frustrasinya terhadap penurunan performa tim. Di sisi lain, Bonek meluapkan kekecewaan mereka melalui media sosial. Banyak dari mereka menyerukan agar Paul Munster mundur dari posisinya sebagai pelatih.

Dalam berbagai komentar di Instagram resmi klub, @officialpersebaya, beberapa nama calon pelatih baru mulai disebut-sebut sebagai pengganti Munster. Dua nama yang paling sering diusulkan adalah Pieter Huistra dan Thomas Doll, dua sosok pelatih Eropa yang memiliki rekam jejak baik di Liga 1 Indonesia.

Profil Dua Kandidat Pelatih

Pieter Huistra adalah pelatih asal Belanda yang baru saja meninggalkan Borneo FC. Ia dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan operan pendek, gaya yang disebut-sebut cocok dengan identitas Persebaya. Sebelumnya, Huistra berhasil membangun permainan yang solid bersama Borneo FC, sehingga banyak Bonek percaya ia mampu mengembalikan karakter permainan pasukan Green Force.

Sementara itu, Thomas Doll adalah pelatih asal Jerman yang memiliki pengalaman melatih tim-tim besar Eropa, termasuk Borussia Dortmund. Di Indonesia, ia pernah menukangi Persija Jakarta selama dua musim (2022/2023 hingga 2023/2024), sebelum mundur karena alasan keluarga. Selama masa jabatannya di Persija, Doll terbukti mampu membangun tim dengan mendatangkan sejumlah pemain Eropa, seperti Michael Krmencik, Ondrej Kudela, dan Hanno Behrens. Namun, pengalaman ini juga menunjukkan bahwa Doll cenderung membutuhkan anggaran besar untuk memenuhi kebutuhan strateginya, yang bisa menjadi tantangan bagi manajemen Persebaya.

Kendala Kontrak dan Kompensasi

Paul Munster sendiri masih memiliki sisa kontrak dengan Persebaya hingga 31 Mei 2025. Jika manajemen memutuskan untuk mengganti pelatih sebelum kontraknya berakhir, mereka harus bersiap mengeluarkan dana kompensasi yang tidak sedikit. Di sisi lain, baik Pieter Huistra maupun Thomas Doll saat ini berstatus tanpa klub, sehingga mereka relatif mudah untuk direkrut jika manajemen serius mencari pengganti Munster.

Reaksi Bonek: Harapan untuk Perubahan

Komentar-komentar di media sosial menggambarkan harapan besar Bonek terhadap perubahan kepemimpinan di kursi pelatih. Salah satu akun menulis, “Tolong, pertimbangkan nama Pieter Huistra sebagai pelatih baru. Filosofinya cocok dengan Persebaya. Kami rindu permainan cantik Persebaya, tapi juga tetap menang.” Sementara yang lain menyuarakan dukungan untuk Thomas Doll dengan komentar seperti, “Thomas Doll in, PM out.”

Kini, semua mata tertuju pada langkah manajemen Persebaya Surabaya dalam menyikapi situasi ini. Apakah mereka akan tetap mempertahankan Paul Munster hingga akhir musim, atau justru mengambil keputusan besar dengan mendatangkan salah satu dari dua kandidat pelatih asal Eropa tersebut?

Kedua pilihan ini tentu memiliki konsekuensi masing-masing, baik dari sisi finansial maupun teknis. Namun, dengan tekanan yang terus meningkat dari Bonek dan penurunan performa tim yang semakin terlihat, keputusan ini akan menjadi sangat krusial bagi perjalanan Persebaya di sisa musim Liga 1 2024/2025.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore