Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Januari 2025 | 18.47 WIB

Intip Perekrutan Persib dan Persija, Persebaya Surabaya Kurang Cerdas di Bursa Transfer

Dime Dimov dan Dejan Tumbas masih diragukan tampil saat Persebaya Surabaya hadapi PSS Sleman. (Media Persebaya) - Image

Dime Dimov dan Dejan Tumbas masih diragukan tampil saat Persebaya Surabaya hadapi PSS Sleman. (Media Persebaya)

JawaPos.com – Persebaya Surabaya mengalami dilema sejak akhir putaran pertama hingga mengawali putaran kedua Liga 1 Indonesia musim ini. Betapa tidak, tim kebanggaan Bonek ini sudah empat kali mengalami kekalahan beruntun.

Persebaya pertama menyerah dari Bali United, kemudian disusul PSS Sleman, Malut United, dan terkini tumbang dari Barito Putera. Rentetan kekalahan itu membuat posisi Green Force mulai melorot ke posisi ketiga, meski sempat nyaman di puncak sebelumnya.

Lantas, apa penyebab Persebaya begitu terpukul dengan kekalahan yang mulai akrab menghampiri. Jika dilihat dari strategi permainan, Persebaya sebenarnya tak kalah dari empat klub yang berhasil menaklukkan skuad asuhan Paul Munster.

Munster hanya berujar tim asuhannya kurang lihai dalam mengonversi peluang, dan itu memang terbukti ketika Flavio Silva dan kolega tampak kesulitan melakukannya dalam empat laga terakhir.

Tapi, jika ditelisik lebih dalam, Persebaya sebenarnya kurang cerdik soal perekrutan pemain di bursa transfer paruh musim. Mereka mendapatkan beberapa pemain, termasuk dua legiun asing Dejan Tumbas dan Dime Dimov.

Namun, keberadaan mereka sepertinya kurang memenuhi ekspektasi dan kebutuhan tim kebanggan Bonek. Persebaya mengisi slot lini depan dan belakang, tapi melupakan kekurangan utama di lini tengah.

Absennya Francisco Rivera karena cedera menjadi masalah yang belum dapat dipecahkan Munster. Pelatih asal Irlandia Utara ini sempat memasukkan Mohammed Rashid untuk berduet dengan Gilson dan Toni Firmansyah, atau Kadek Raditya. Namun, hasilnya masih belum dapat menggantikan maestro asal Meksiko tersebut.

Coba lihat Persib, di mana mereka lihai dalam melakukan perekrutan. Ketika David da Silva mengalami cedera kambuhan, maka manajemen Maung Bandung lekas menambalnya dengan kehadiran Gervane Kastaneer. Pemain asal Curacao ini bahkan sukses mencetak gol perdananya bersama Persib ke gawang Arema FC.

Persija tak kalah piawai dalam memaksimalkan momentum di bursa transfer paruh musim. Ketika Carlos Pena selaku pelatih Persija mengeluh akan minimnya stok pertahanan, khususnya di lini kiri, maka manajemen Macan Kemayoran langsung merekrut Pablo Andrade.

Jadi, ketika Firza Andhika absen dan Dony Tri Pamungkas dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-20, Pena tak lagi pusing menyikapi kelemahan di sektor tersebut.

“Kabeh wong seng ngerti balbalan faham lek misal playmaker cedera bakal njukuk playmaker anyar gae serep, tapi klub iki gak, remekk,” ujar @cam***

“Harus e ZE Valente pulang malah nambah bek,” lanjut @dam***

“Wes d tawari Barata malah nekakno striker,” canda @dam***

“Tanpa rivera maene sayap+longball wes ngunu ae tengah gak urep blass,” keluh @dim***

Namun, Persebaya tak dapat berbuat banyak selain memaksimalkan pemain yang ada, apalagi bursa transfer paruh musim sudah ditutup. Bonek kini hanya berharap tim kesayangan dapat memaksimalkan satu laga tersisa bulan ini, yakni menghadapi Persita Tangerang di Stadion GBT, Jumat (31/1).

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore