Momen kebersamaan Egy Maulana Vikri (kiri) bersama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. (Instagram @egymaulanavikri)
JawaPos.com - Winger Dewa United, Egy Maulana Fikri mendapat gelar sebagai pemain terbaik Liga 1 pada Desember 2024. Pencapaian Egy ini menjadi awalan yang baik untuk dilirik pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Hingga saat ini, Egy telah tampil dalam 19 pertandingan bersama Tangsel Warrior. Pemain yang mendapat julukan Messi dari Indonesia ini telah mencetak total sembilan gol dan dua assist.
Patrick Kluivert sempat menyinggung mengenai pentingnya menit bermain bagi para pemain. Para Camat alias cadangan mati akan susah mengamankan posisinya di Timnas Indonesia. Egy sendiri beruntung karena menjadi salah satu pemain yang mendapatkan banyak menit bermain di Dewa United.
Bisa jadi suami dari Adiba Khanza ini dilirik Kluivert untuk mengisi slot pemain lokal di Timnas Indonesia.
Pada era kepelatihan Shin Tae-yong, Egy Maulana kerap mendapat panggilan ke timnas Indonesia. Namun, ia jarang diberi kesempatan untuk bermain karena persaingan ketat dengan pemain lain di posisi yang sama, sebut saja Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, dan Yakob Sayuri.
Winger Dewa United, Egy Maulana Fikri.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
