Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2025, 16.36 WIB

Rachmat Irianto Menderita ACL, Berikut Adalah Mantan Pemain Timnas yang Bisa Bangkit Setelah Cedera Parah

Rachmat Irianto mengalami cedera ACL (@persib) - Image

Rachmat Irianto mengalami cedera ACL (@persib)

JawaPos.com - Persib Bandung kembali ditimpa kabar buruk setelah salah satu pemain andalan mereka, Rachmat Irianto diperkirakan harus absen hingga akhir Liga 1 2024/25 untuk menjalani proses pemulihan cedera parah, yakni Anterior Cruciate Ligament (ACL).

Sebelum cederanya eks Persebaya Surabaya itu, Persib Bandung juga kehilangan Dedi Kusnandar yang mengalami patah tulang saat melawan Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul. Cedera ini memastikan Dedi absen hingga akhir musim.

Selain Dedi, Febri Hariyadi juga harus menjalani operasi akibat cedera yang dideritanya selama turnamen pramusim Piala Presiden 2024. Nasib serupa dialami Muhamad Rezaldi Hehanussa, yang terpaksa absen karena cedera yang sama.

Rachmat Irianto, atau yang akrab disapa Rian, mengalami cedera saat laga melawan PSBS Biak di Stadion Lukas Enembe Sentani, Jayapura, pada 11 Januari 2025. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengonfirmasi bahwa Rian dijadwalkan menjalani operasi pada 22 Januari 2025.

"Rachmat Irianto akan menjalani operasi lutut pada 22 Januari," ujar Bojan Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 20 Januari 2025. "Ia mengalami cedera ACL, yang cukup serius, sehingga harus absen sepanjang musim dan mungkin beberapa bulan berikutnya."

Cedera ACL adalah kerusakan pada ligamen yang menghubungkan tulang paha dengan tulang kering di lutut. Cedera ini umum terjadi dalam aktivitas fisik yang intens, seperti olahraga.

Meski menghadapi situasi sulit, Rian bisa belajar dari beberapa mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah bangkit setelah cedera parah:

  1. Boaz Solossa
    Sebagai salah satu penyerang terbaik Indonesia, Boaz Solossa mengalami dua cedera patah kaki yang serius. Cedera pertama terjadi di Piala AFF 2004 setelah ditekel pemain Singapura, Baihakki Khaizan. Cedera kedua, yang lebih parah, dialaminya pada 1 Juni 2007 saat melawan Hong Kong dalam laga uji coba. Setelah 10 bulan pemulihan, Boaz kembali menunjukkan performa luar biasa, dan hingga kini dianggap sebagai salah satu penyerang berbahaya yang pernah dimiliki tanah air.
  2. Andritany Ardhiyasa
    Kiper Persija Jakarta ini mengalami retak tulang penyangga mata akibat bertabrakan dengan pemain Uzbekistan pada PSSI Anniversary Cup. Setelah menjalani operasi dan absen dua bulan, Andritany kembali bermain dan membantu Persija meraih gelar Liga 1. Selain itu, pria yang kerap disapa Bagol itu sempat mengalami patah tangan pada 2019, Andritany terus bangkit dan kembali memperkuat Persija dengan konsisten.
  3. Alfin Tuasalamony
    Tahun 2015 menjadi tahun kelam bagi Alfin Tuasalamony. Ia mengalami cedera patah kaki akibat ditabrak mobil di luar lapangan. Cedera ini membuatnya harus menjalani operasi dan pemulihan yang panjang. Berkat dukungan dari keluarga, teman, dan rekan satu tim, Alfin kembali bermain. Ia bergabung dengan Bhayangkara FC dan membantu tim tersebut menjuarai Liga 1 pada 2017. Kariernya terus berlanjut hingga ia memperkuat Arema FC dan memenangkan Piala Presiden 2019. Kini ia bermain untuk Persibo Bojonegoro di Liga 2.
  4. Zulham Zamrun
    Pada 2015, Zulham Zamrun mengalami robek otot ligamen saat membela Persipare Parepare di Habibie Cup. Cedera ini memaksanya menepi hampir satu tahun. Setelah pemulihan yang intensif, Zulham kembali ke lapangan dan menjadi pemain andalan di sayap Persib Bandung, dan kini memperkuat Persijap Jepara di Liga 2. 

Dari kisah mereka, Rian dapat mengambil inspirasi untuk kembali bangkit. Dengan dedikasi, dukungan tim, dan proses pemulihan yang tepat, bukan tidak mungkin putra Bejo Sugiantoro itu dapat kembali menjadi pemain penting bagi Persib Bandung dan Timnas Indonesia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore