Pemain asing Persebaya Surabaya Flavio Silva terjatuh pada pertandingan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia melawan Malut United di Stadion GBT Surabaya, Jumat (17/1/2025).
JawaPos.com — Bruno Moreira, kapten Persebaya Surabaya, mencatatkan noda merah dalam kariernya di Liga 1. Pemain yang dikenal dengan kemampuan eksekusi penalti yang sempurna ini akhirnya mengalami kegagalan untuk kali pertama.
Dalam laga pekan ke-19 Liga 1 Indonesia 2024/2025, Persebaya Surabaya harus takluk dari Malut United dengan skor 0-2. Kekalahan ini semakin pahit bagi Bruno karena ia gagal mencetak gol dari titik putih di menit kelima.
Eksekusi penalti Bruno yang mengarah ke sisi kanan gawang gagal menembus jala gawang Malut United yang dikawal Dida. Ini menjadi momen yang tak biasa mengingat Bruno sebelumnya sangat andal dalam mengeksekusi penalti.
Bruno tercatat telah mengambil sembilan penalti sepanjang kariernya bersama Persebaya Surabaya. Dari sembilan kesempatan tersebut, delapan di antaranya berbuah gol, sementara satu eksekusi yang gagal baru saja terjadi kemarin.
Sebelum kegagalan tersebut, Bruno selalu tampil dingin di depan gawang lawan ketika mengambil penalti. Ia bahkan mencetak tiga gol penalti musim ini yang menjadi bagian penting dari perjalanan Persebaya Surabaya di Liga 1.
Konsistensi Bruno di titik putih seolah menjadi jaminan untuk Persebaya Surabaya. Namun, momen kegagalan ini bisa menjadi pembelajaran besar untuk sang kapten agar bisa kembali ke performa terbaiknya.
Dalam catatan statistik, Bruno terakhir kali mencetak gol penalti pada laga melawan Barito Putera, 11 Januari 2025. Ia sukses memperdaya kiper Alan di menit ke-59 untuk mengamankan kemenangan 3-1 bagi Persebaya Surabaya.
Bruno juga mencetak gol penalti lainnya pada 23 Agustus 2024 saat Persebaya Surabaya menang 2-1 melawan PSIS Semarang. Penalti tersebut diberikan pada menit ke-27 ketika Persebaya Surabaya tengah tertinggal 0-1 dari tim tamu.
Selain itu, pada 11 Agustus 2024, Bruno menjadi pahlawan kemenangan atas Persik Kediri dengan gol tunggalnya dari titik putih di menit ke-78. Kiper Alan yang tampil tangguh sepanjang laga akhirnya tak mampu menghentikan tendangan keras Bruno.
Di musim-musim sebelumnya, ketajaman Bruno dari titik putih juga tak diragukan. Pada musim 2023/2024, ia mencetak gol penalti melawan PSM Makassar, Persib Bandung, dan PSIS Semarang.
Momen-momen tersebut membuktikan Bruno adalah eksekutor penalti yang sangat berbahaya. Namun, kegagalannya melawan Malut United membuktikan tekanan di lapangan bisa memengaruhi siapa saja, termasuk sang kapten.
Bruno bukan hanya penting di lini depan Persebaya Surabaya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pemimpin di atas lapangan. Statistik menunjukkan ia telah bermain selama 1.611 menit musim ini, selalu menjadi starter dalam 18 laga yang dijalani tim.
Selama musim 2024/2025, Bruno telah mencetak empat gol dan memberikan satu assist. Ia juga mencatatkan 17 umpan kunci yang menjadi bagian integral dari serangan Persebaya Surabaya.
Namun, kegagalan penalti ini tak hanya menjadi ujian bagi Bruno secara individu. Ini juga menjadi tantangan bagi Persebaya Surabaya untuk bangkit dari kekalahan di pekan ke-19 agar tetap bersaing di jalur juara.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
