
Dime Dimov berduel dengan Junior Brandao. (Instagram Persebaya)
JawaPos.com - Laga pembuka pekan ke-19 Liga 1 2024/2025, Persebaya harus mengakui keunggulan tim tamunya Malut United dengan skor 0-2. Hasil ini membuat Persebaya menambah deritanya dengan kekalahan beruntun sebanyak tiga kali.
Sebelumnya Persebaya takluk dari Bali United, PSS Sleman, dan sekarang Malut yang notabene tidak terlalu diunggulkan. Persebaya diunggulkan karena mendapat tambahan pemain baru dan bermain di kandang.
Ardi Idrus yang sempat dihukum karena kartu merah pada laga melawan Semen Padang, akhirnya kembali tampil. Namun, dirinya tak mampu membawa Persebaya meraih poin di Gelora Bung Tomo.
Absennya Francisco Rivera ternyata cukup berpengaruh pada pola permainan Persebaya. Tak bermainnya Rivera sebanyak 3 laga sangat terasa bagi sektor pengatur serangan Green Force.
Tiga kali absen terbukti gol yang diciptakan Persebaya hanya satu gol saja. Gol tersebut dibuat bobol sebanyak 7 kali. Tidak heran bahwa Rivera saat ini menjadi salah satu pemberi assist terbanyak selain Malik Risaldi dengan 3 assist.
Kekalahan kontra Malut United menjadi kekalahan perdana Persebaya di Gelora Bung Tomo di Liga 1 musim ini. Sebelumnya, Persebaya sulit dikalahkan ketika berkandang di GBT.
Ardi Idrus mendapat sorotan setelah dianggap melakukan blunder gol kedua untuk Malut United. Hasil 0-2 itu membuat Persebaya terancam digeser Persija Jakarta yang Minggu esok, (19/1) akan bertanding melawan Persita Tangerang.
Malut United yang tak diunggulkan justru memanfaatkan momentum ini untuk bangkit. Junior Brandao sebagai bomber baru Malut mampu membuktikan dia adalah penyerang yang dibutuhkan Laskar Kie Raha.
Kemenangan membawa Malut menjauh dari zona berbahaya dengan 25 poin. Poin tersebut terpaut 15 poin dari Barito yang akan bermain esok hari melawan Madura United.
Kemenangan ini membuat Imran Nahumarury dan anak asuhnya bangkit setelah dua laga sebelumnya takluk dari Persija dan Madura United. Ini menjadi motivasi lebih melawan Persik di kandang.
Persik dapat menjadi ancaman sebab, Macan Putih selalu menjelma menjadi tim kuat ketika bermain tandang. Musim ini saja mereka sudah mengoleksi 5 kemenangan di laga away.
Kekalahan Persebaya membuat Persija menguntitnya. Statistik Macan Kemayoran berbanding terbalik dengan Green Force dengan 3 kali menang pada laga sebelumnya.
Persebaya dan Persija hanya terpaut 3 poin saja. Namun, jika tim asuhan Carlos Pena menang melawan Persita Tangerang, belum dapat menggeser posisi Green Force. Sebab, tim asuhan Paul Munster unggul head to head pada putaran pertama lalu.
Hasil Persebaya Surabaya sore tadi membuat pendukung Persija bisa bernapas panjang. Macan Kemayoran siap menempel ketat Persebaya, jika menang melawan Laskar Cisadene.
Seperti pada akun X Sepak Bola Jakarta yang menuliskan sebuah kalimat "Please menang hari minggu besok" @Persija_Jkt, (17/1) sore. Warganet pendukung Persija seketika membalas tweet tersebut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
