
Persija Jakarta menjalani latihan terakhir jelang melawan Barito Putera. (Dok: Media Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta benar-benar kembali terusir dari Jakarta International Stadium (JIS). Macan Kemayoran dipastikan tak bisa menggunakan stadion yang terletak di Jakarta Utara tersebut sebagai kandang sepanjang Februari.
Rumah untuk pertandingan kandang menjadi masalah besar bagi Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mendaftarkan JIS dan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai kandang musim ini, Macan Kemayoran hanya bisa empat kali main di Jakarta.
Yakni saat menjamu PS Barito Putera (3-0), Persis Solo (2-1), dan PSS Sleman (3-1) di JIS dan ketika melawan Dewa United FC (0-0) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Padahal, Persija memainkan tujuh laga kandang pada putaran pertama. Tercatat Macan Kemayoran sudah menggunakan empat stadion berbeda saat sebagai tuan rumah hingga pekan ke-17, yakni JIS, Stadion Utama GBK, Stadion Sultan Agung Bantul, dan Stadion Pakansari Bogor.
Kini memasuki putaran kedua, venue untuk laga kandang kembali jadi persoalan. Persija Jakarta tak bisa memulai sisa musim pada tahun ini di rumah sendiri.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh orang dalam Persija Jakarta, tepatnya asisten pelatih tim, Ricky Nelson, Macan Kemayoran dipastikan tak bisa menggunakan JIS untuk Februari. Persija bahkan kemungkinan besar akan terusir dari Jakarta lagi.
Sebagai alternatif, Persija Jakarta menyiapkan Stadion Patriot Candrabhaga untuk menjadi kandang sepanjang Februari di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
"Kabar terakhir, kita dapat berita bagus, Patriot sudah bisa dipakai. Jadi ketika JIS bulan Februari enggak bisa dipakai, kita ke Patriot," kata Ricky Nelson dalam kanal YouTube Bicara Bola by Akmal, dipetik Jumat (17/1).
Sesuai jadwal, Persija punya dua pertandingan kandang bulan depan. Yakni melawan PSBS Biak pada 2 Februari dan Persib Bandung pada 16 Februari.
Bagi Macan Kemayoran ini jelas kerugian. Apalagi untuk melawan Persib Bandung, mereka tak bisa main di kotanya sendiri, Jakarta. Ricky Nelson mengaku inginnya memainkan laga tersebut di Stadion Utama GBK.
Tapi keinginan Persija itu tak memungkinkan untuk diwujudkan karena stadion yang juga markas utama Timnas Indonesia tersebut tengah dipersiapkan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang. Garuda akan melakoni laga kandang melawan Bahrain di Stadion Utama GBK pada 25 Maret mendatang.
"(Lawan Persib) maunya di GBK, karena konser Dewa 19 aja batal. Jadi kayaknya repot," tutur Ricky Nelson.
