Gala Pagamo bisa jadi opsi menarik lini depan Persebaya Surabaya untuk jangka panjang. (Media Semen Padang)
JawaPos.com — Semen Padang FC tengah terpuruk di dasar klasemen Liga 1 musim ini. Tim berjuluk Kabau Sirah itu hanya mampu meraih 10 poin dari 17 pertandingan, hasil dari dua kemenangan, empat hasil seri, dan sebelas kekalahan.
Hasil buruk ini membuat Semen Padang berada di posisi ke-17 dengan catatan 30 gol kebobolan. Produktivitas tim pun rendah dengan hanya mencetak 12 gol sepanjang putaran pertama Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Di tengah suramnya performa tim, muncul sosok muda yang mencuri perhatian. Namanya Gala Pagamo, pemain berusia 18 tahun kelahiran Payakumbuh yang menjadi bintang baru Kabau Sirah.
Gala Pagamo mulai mendapatkan kepercayaan pelatih Eduardo Almeida pada musim ini. Pemain asli Payakumbuh yang lahir pada 11 Agustus 2006 ini menjadi harapan baru Semen Padang.
Meski berposisi asli sebagai gelandang bertahan, Gala mampu dimainkan di berbagai posisi. Ia dapat beroperasi di sisi kanan maupun kiri, menunjukkan fleksibilitas luar biasa untuk pemain muda seusianya.
Debut Gala Pagamo di Liga 1 terjadi pada pekan ke-8 melawan PSBS Biak. Dalam laga tersebut, ia tampil sejak menit pertama sebagai winger kiri.
Pada laga itu, Gala mencetak gol pada menit ke-39 yang menjadi gol debutnya di Liga 1. Sayangnya, Semen Padang harus menelan kekalahan 2-3 dari PSBS Biak.
Penampilan impresif Gala di laga debut membuat Eduardo Almeida terus mempercayainya. Pemain binaan PPLP Sumbar itu kembali menjadi starter pada laga melawan Dewa United.
Laga melawan Dewa United menjadi pertandingan kandang perdana Semen Padang di Stadion H Agus Salim musim ini. Gala tampil penuh meski timnya kalah telak 1-8.
Meski tim mengalami kekalahan besar, performa Gala tetap mencuri perhatian. Ia menunjukkan semangat juang dan kemampuan yang menjanjikan.
Di laga berikutnya melawan Persib Bandung, Gala kembali menjadi pahlawan Semen Padang. Ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-52 di pertandingan tersebut.
Gol Gala ke gawang Persib menunjukkan kualitas dan ketenangannya di depan gawang. Ia tampil matang meski usianya masih sangat muda.
Pada laga melawan PSM Makassar di Stadion H Agus Salim, Gala kembali mencatatkan namanya di papan skor. Golnya pada menit ke-49 membawa Semen Padang unggul sementara sebelum disamakan oleh Latyr Fall.
Dalam pertandingan itu, Gala tampil hingga menit ke-90+1 sebelum digantikan Bayu Gatra. Ia menjadi pemain paling menonjol bagi Kabau Sirah di dua laga terakhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
