Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 18.36 WIB

Dapat Ancaman dari Exco PSSI Arya Sinulingga, Hacker Ini Justru Senang Jika Dilaporkan ke Polisi

Arya Sinulingga, Exco PSSI. (Dok PSSI)

 

JawaPos.com – Setelah memecat Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, sorotan kepada PSSI belum juga berakhir. Keputusan untuk mengakhiri kontrak pelatih asal Korea Selatan itu memicu reaksi keras dari publik. Ini termasuk kritik tajam di media sosial yang menyoroti dugaan mafia judi hingga kandidat pengganti STY, Patrick Kluivert.

Dalam perkembangan terbaru, Exco PSSI Arya Sinulingga mengancam akan melaporkan akun-akun yang dianggap menyebarkan hoaks dan doxing. Ancaman ini justru ditanggapi dengan berbeda oleh salah satu akun yang menjadi target pelaporan.

Arya Sinulingga, melalui unggahan Instagramnya, menyatakan akan membawa akun-akun tersebut ke ranah hukum. Ini sebagai langkah menciptakan iklim sepak bola yang lebih sehat. Pernyataannya datang di tengah ramainya isu seputar pemecatan Shin Tae-yong dan rumor tentang pengganti pelatih asal Korea Selatan itu.

Arya mengungkapkan bahwa kritik tetap diperbolehkan. Namun, ia tidak akan mentolerir penyebaran informasi palsu, fitnah, maupun doxing.

"Kritik silakan, tapi jangan hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan penyebaran doxing," tegasnya melalui Instagram pada 8 Januari 2024. Ia juga menyebutkan bahwa data-data dari akun yang dianggap melanggar akan digunakan sebagai bukti laporan ke pihak kepolisian.

Namun, salah satu akun yang menjadi target, @viva_voltcyber, menanggapi ancaman ini dengan santai. Akun tersebut justru menyatakan siap jika dilaporkan oleh Arya. Dalam unggahannya, @viva_voltcyber mengklaim memiliki rekaman terkait Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Rekaman itu disebutnya penuh dengan indikasi aliran dana kepada para Exco.

"Silahkan bung @arya.m.sinulingga. Aing punya rekaman saat KLB @pssi yang ricuh dan para exco juga mendapat aliran dana," tulis akun tersebut. Ia bahkan menyebut ancaman pelaporan itu sebagai momen yang ditunggu-tunggu untuk mengungkap lebih banyak dugaan kejanggalan di tubuh PSSI.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya telah membantah semua tudingan. Tudingan itu mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan tekanan dari mafia bola atau Exco PSSI. Erick menegaskan bahwa pergantian pelatih adalah bagian dari rencana besar untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.

Meskipun demikian, komentar-komentar publik di media sosial terus menyoroti hal-hal lain. Ini termasuk latar belakang pelatih baru, Patrick Kluivert, yang disebut memiliki sejumlah kontroversi dalam kariernya.

Situasi panas di seputar PSSI semakin membara. Ini dengan munculnya ancaman pelaporan dari Arya Sinulingga yang ditanggapi santai oleh salah satu akun target. Perdebatan mengenai keputusan PSSI dan arah masa depan Timnas Indonesia terus menjadi perhatian publik. Dengan tekanan yang semakin tinggi, langkah PSSI ke depan akan menjadi ujian besar dalam upayanya memperbaiki citra dan kinerja sepak bola nasional.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore