
Pemain Persebaya saat menggelar latihan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — PSS Sleman akan kembali bertemu Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-18 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pertandingan seru ini akan digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu, 11 Januari 2025. Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang memiliki misi berbeda di klasemen sementara. Persebaya Surabaya berusaha mempertahankan posisi kedua, sementara PSS berjuang keluar dari zona bawah.
Pertemuan pertama kedua tim di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dimenangkan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0. Kekalahan ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi PSS untuk membalas di laga kali ini.
PSS Sleman mengawali tahun 2025 dengan optimisme tinggi usai kemenangan besar 4-0 atas Madura United. Kemenangan ini menjadi titik balik bagi skuad asuhan Mazola Junior yang sebelumnya kesulitan tampil konsisten.
Tim berjuluk Super Elja itu kini berada di peringkat ke-15 klasemen dengan torehan 15 poin dari 17 pertandingan. Posisi ini memaksa mereka harus terus meraih poin maksimal untuk menghindari zona degradasi.
Sementara itu, Persebaya Surabaya melangkah dengan kepercayaan diri sebagai salah satu kandidat juara musim ini. Tim asuhan Paul Munster mengoleksi 37 poin dari 17 laga, terpaut hanya dua poin dari pemuncak klasemen.
Paul Munster telah melakukan evaluasi mendalam terhadap performa timnya jelang putaran kedua. Ia menyoroti beberapa aspek yang harus diperbaiki agar Persebaya Surabaya semakin tangguh.
Kedatangan dua pemain asing baru, Dime Dimov dan Dejan Tumbas, menjadi angin segar bagi Persebaya Surabaya. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah kekuatan di lini belakang dan lini depan tim.
Dime Dimov adalah bek tengah berusia 30 tahun asal Makedonia Utara. Ia terakhir bermain untuk Lokomotiv Sofia di Bulgaria dan pernah dinobatkan sebagai bek terbaik Liga Macedonia musim 2018/2019.
Di sisi lain, Dejan Tumbas adalah striker asal Serbia yang baru berusia 25 tahun. Ia memiliki catatan impresif dengan delapan gol dan dua assist dari 10 pertandingan terakhirnya bersama FK Khujand di Tajikistan.
Dime Dimov langsung mencuri perhatian sebagai pemain termahal di Persebaya Surabaya dengan nilai pasar Rp 7,82 miliar. Kehadirannya menjadi harapan besar untuk memperkuat lini pertahanan tim Green Force.
PSS Sleman juga memiliki pemain termahal dalam skuad mereka, yaitu Cleberson. Bek tengah asal Brasil ini memiliki nilai pasar sebesar Rp 4,78 miliar, menjadikannya pemain kunci di lini pertahanan Super Elja.
Cleberson bergabung dengan PSS pada Juli 2024 dan langsung menjadi andalan Mazola Junior. Pemain berusia 32 tahun ini dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid dan pengalaman luas di berbagai liga.
Pertemuan antara dua pemain mahal ini menambah bumbu menarik dalam duel PSS kontra Persebaya Surabaya. Penampilan mereka di lapangan akan menjadi sorotan utama para penggemar.
Selain persaingan individu, duel ini juga mencerminkan perbedaan nilai skuad kedua tim. Market value skuad PSS Sleman tercatat Rp 48,32 miliar, jauh di bawah Persebaya Surabaya yang mencapai Rp 79,09 miliar.
Selisih nilai pasar ini menunjukkan adanya jurang kualitas di antara kedua tim. Namun, di lapangan, semua bisa terjadi karena sepak bola tidak hanya soal angka di atas kertas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
