
Menpora Dito Ariotedjo memberikan perkembangan terbarit terkait proses naturalisasi Ole Romeny. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo memiliki satu permintaan penting kepada Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) terkait rumput Stadion Utama GBK, setelah Dewa 19 mengundurkan jadwal konser dari Januari ke September.
Sesuai jadwal, Dewa 19 akan mengadakan konser di Stadion Utama GBK pada pertengahan bulan ini. Tepatnya pada tanggal 18 Januari 2025 dengan tajuk Dewa 19 Featuring All Stars 2.0.
Namun kurang dari sebulan jelang penyelenggaraan, Dewa 19 mengumumkan bahwa konser tersebut mengalami perubahan jadwal. Mereka batal beraksi pada bulan ini dan memilih mundur ke September 2025.
Alasan Dewa 19 mengundurkan jadwal konsernya adalah karena ingin mendukung perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sebab, Garuda dijadwalkan memakai Stadion Utama GBK saat melawan Bahrain pada 25 Maret nanti.
Penyelenggaraan konser Dewa 19 yang semula digelar Januari, dikhawatirkan mengganggu proses perawatan rumput Stadion Utama GBK. Apalagi jeda antara konser dengan jadwal pertandingan Timnas Indonesia sangat mepet dengan waktu kurang lebih dua bulan.
Dewa 19 pun pada akhirnya mengalah dan memutuskan untuk mengundurkan jadwal konser. Pertunjukkan musik Dewa 19 Featuring All Stars 2.0 jadinya akan digelar pada 6 September 2025 mendatang.
Langkah Dewa 19 mengundurkan jadwal konser pun mendapatkan banyak apresiasi dan pujian. Tak terkecuali Menpora Dito Ariotedjo.
"Langkah yang diambil mas (Ahmad) Dhani dan Dewa sangat bagus dan patut diteladani," kata Dito Ariotedjo saat dihubungi awak media, Jumat (3/1).
Di satu sisi, Menpora Dito berharap mundurnya jadwal konser Dewa 19 membuat PPK-GBK bisa bersantai. Dia berharap pengelola semakin serius merawat rumput Stadion Utama GBK.
"Namun kami juga terus meminta pengurus GBK untuk terus mencari cara mutakhir dalam perawatan rumput agar tidak hanya sepak bola," kata Dito.
"Namun juga ekonomi kreatif bisa berjalan, harapannya semua bisa berjalan bersama dan memberikan hiburan serta dampak ekonomi kepada masyarakat," tambah menteri termuda dalam kabinet Merah Putih ini.
PPK-GBK sendiri sebelumnya telah menyambut positif langkah Dewa 19 ini. Mereka menganggap keputusan tersebut sebagai kabar baik untuk pihaknya dalam mempersiapkan rumput Stadion Utama GBK.
"PPKGBK mengapresiasi dan mendukung penuh keputusan dari Dewa 19 termasuk pihak promotor yang bersedia untuk mengubah jadwal konser ke September demi timnas sepakbola Indonesia yang sedang berjuang menuju Piala Dunia," kata Asep Triyadi, kepala divisi humas, hukum, dan administrasi PPK-GBK.
"Dengan pengunduran jadwal ini tentu menjadi kabar baik krn diharapkan rumput SU GBK akan lebih optimal untuk menyambut pertandingan timnas sepakbola Indonesia," tambah Asep ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (31/12) lalu.
Nah ketika ditanya mengenai apakah PPK-GBK bisa menjamin rumput Stadion Utama GBK bisa dalam kondisi terbaik saat duel Timnas Indonesia vs Bahrain, Asep tak bisa beri jawaban pasti. "Harapan kami seperti itu," jelasnya.
