Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Desember 2024 | 20.37 WIB

Eloknya Hasil Renovasi Stadion Kanjuruhan Malang, Jauh dari Kesan Horor, Habiskan Anggaran Lebih Dari Rp 350 Miliar!

Salah satu bagian tribun Stadion Kanjuruhan Malang yang sudah direnovasi. (Dok. Kementerian PU)

JawaPos.com - Stadion Kanjuruhan merupakan salah satu stadion kebanggaan Malang. Sempat menjadi kandang Arema FC, stadion ini kemudian absen untuk digunakan akibat Tragedi Kanjuruhan.

Stadion yang terletak di wilayah kecamatan Kepanjen itu pun kemudian direnovasi. Akhir tahun ini, Kanjuruhan telah bersolek.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan progres renovasi Stadion Kanjuruhan telah mencapai 99,5 persen. Kini sedang dilakukan proses percepatan penyelesaian monumen dan tata ruang yang ada di sekitar stadion.

"Alhamdulillah hampir selesai, mohon dipercepat untuk penyelesaian monumen dan landscape-nya dirapikan. Ditambahkan juga pohon yang tinggi misalnya bambu di area monumen agar lebih hijau dan asri. Mudah-mudahan renovasi dapat selesai sesuai target pada 31 Desember 2024," kata Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Minggu (29/12) kemarin, seperti dikutip dari Antara.

Ia juga memastikan bahwa Gate 13 di stadion yang menjadi salah satu titik penting terjadinya tragedi Kanjuruhan 10 Oktober 2022 lalu tetap dipertahankan sesuai dengan kondisi yang ada, namun ditambahkan komponen pengamanan.

"Untuk railing di Gate 13, mohon dipertahankan. Namun bisa ditambahkan proteksi misalnya dengan pagar besi supaya ke depannya tidak ada penonton yang bersandar ke railing tersebut," imbuhnya.

Pasca tragedi memilukan tersebut, renovasi Stadion Kanjuruhan ditargetkan bisa memberikan keamanan dan kenyamanan penonton saat menyaksikan laga sepak bola Liga 1 secara langsung.

Sebagai informasi, sebelum dilakukan renovasi, berdasarkan hasil evaluasi teknis, bangunan Stadion Kanjuruhan dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar teknis bangunan gedung dan belum memiliki sertifikat laik fungsi (SLF).

Maka dari itu, pemerintah pusat memerintahkan Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya agar hasil renovasi stadion ini bisa memenuhi standar keselamatan, keamanan, kenyamanan, kesehatan, dan kemudahan.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Airyn Saputri Harahap memaparkan anggaran untuk renovasi yang sudah berlangsung sejak September lalu ini mencapai Rp 357,84 miliar.

Proyek renovasi tersebut dikerjakan oleh Waskita-Abipraya KSO, dengan manajemen konstruksi Bina KSO Yodya.

"Lingkup pekerjaan renovasinya meliputi pembongkaran stadion, renovasi bangunan stadion, landscape, renovasi track atletik dan lapangan sepak bola, serta mechanical, electrical, dan plumbing (MEP)," kata Airyn.

Jika melihat dari foto-foto terbaru hasil renovasi, stadion yang berdiri di lahan seluas 3,4 hektare ini seluruhnya sudah menggunakan single seat untuk kursi penonton.

Namun, stadion ini tetap menyediakan beberapa kategori tempat duduk, yakni 108 kursi VVIP, 2.465 kursi VIP, 134 kursi media, dan 16 kursi khusus penyandang disabilitas.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore