
Vitor Barata berikan dukungan penuh kepada Flavio Silva di Persebaya Surabaya. (Instagram @v.barata10)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka usai ditahan imbang 0-0 oleh Semen Padang di Stadion H. Agus Salim. Hasil ini cukup mengecewakan bagi Green Force yang tampil dominan di sebagian besar laga.
Persebaya Surabaya tampil menekan sejak babak pertama, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala. Flavio Silva yang dipercaya sebagai ujung tombak gagal memaksimalkan peluang emas di menit akhir pertandingan.
Peluang pertama hadir di menit ke-49 ketika Francisco Rivera mengirim umpan terobosan kepada Malik Risaldi. Sayangnya, tendangan Malik masih lemah sehingga mudah diamankan oleh Teguh Amiruddin.
Satu menit berselang, giliran Bruno Moreira yang mencoba peruntungan. Penetrasinya dari sisi kiri diakhiri dengan tembakan keras, tetapi Teguh tampil gemilang untuk menepis bola.
Semen Padang bukan tanpa perlawanan. Menit ke-59, Gala Pagamo mengirim umpan berbahaya ke dalam kotak penalti Persebaya Surabaya, namun Ryohei Michibuchi gagal menyambut bola tersebut.
Pada menit ke-61, Persebaya Surabaya nyaris membuka skor melalui Francisco Rivera. Umpan matang dari Mohammed Rashid disambut Rivera, tetapi tendangannya masih melambung tinggi di atas mistar.
Petaka menghampiri Persebaya Surabaya di menit ke-67 ketika Ardi Idrus diganjar kartu merah. Ia kedapatan melayangkan tangan ke pemain Semen Padang dalam duel yang tidak perlu.
Dengan hanya sepuluh pemain, Paul Munster merespons cepat dengan memasukkan Riswan Lauhin. Riswan diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim di lini pertahanan.
Meski berada dalam tekanan, lini belakang Persebaya Surabaya tampil solid di bawah komando Slavko Damjanovic. Ernando Ari juga tampil gemilang di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan krusial.
Peluang terbaik Persebaya Surabaya datang di menit ke-90 melalui Flavio Silva. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper, ia berhasil mengecoh Teguh Amiruddin namun penyelesaian akhirnya justru melambung.
Kegagalan tersebut membuat Flavio menjadi sorotan tajam. Kritik pedas membanjiri media sosial usai laga, menyoroti performanya yang belum juga konsisten.
Tak ingin larut dalam tekanan, Flavio Silva langsung buka suara melalui akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan tekadnya untuk segera bangkit dan fokus pada pertandingan berikutnya.
"Failures can not define who you are. Disappointed but there is no time for crying or regret. Focus on for the next one. We move on," tulis Flavio dengan emotikon ikan hiu, buaya, dan hati hijau.
Dukungan pun datang dari rekan senegaranya, Vitor Barata, yang menyemangati Flavio di kolom komentar. "És grande irmão," tulis Barata, yang berarti "Kamu hebat, saudaraku."
Komentar dari Vitor Barata langsung memancing spekulasi di kalangan Bonek dan Bonita. Pasalnya, nama Barata kerap dikaitkan dengan Persebaya Surabaya jelang bursa transfer paruh musim Liga 1.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
