Pelatih Persebaya, Paul Munster bersama Ardi Idrus menyatakan kesiapannya dalam menghadapi Persik Kediri Rabu (11/12) sore. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menjalani laga lanjutan Liga 1 Indonesia setelah akhir pekan lalu sukses menaklukkan Arema FC 3-2. Lawan yang akan dihadapi nanti sore adalah Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengakui pihaknya tidak memiliki banyak waktu mempersiapkan laga yang juga bertajuk Derbi Jatim ini. Apalagi, jarak hari pertandingan cukup pendek setelah menghadapi Singo Edan,
Meski persiapan tim tidak berlangsung lama, namun Munster menegaskan Persebaya bisa memaksimalkan waktu istirahat yang cuma sekitar tiga hari saja.
"Persiapan kami hanya sedikit, tetapi beruntung kami sedang berada dalam tren positif, sehingga kita bisa lebih fokus untuk pertandingan menghadapi Persik ini," tegas Munster seperti dikutip dari akun YouTube Persebaya.
Juru taktik asal Irlandia Utara itu juga menyanjung Persik sebagai tim yang bagus sehingga ia enggan untuk meremehkan mereka.
"Saya menyadari Persik adalah tim yang bagus, mereka punya pemain berkualitas, dan saya tidak akan meremehkan mereka. Kami akan fokus untuk mengalahkan mereka," imbuhnya.
Ia menambahkan dengan persiapan yang terbatas, maka untuk pertandingan ini timnya lebih fokus untuk meningkatkan latihan fisik dan mental.
"Persiapan kami sangat terbatas, sehingga kami lebih meningkatkan latihan dalam aspek fisik dan mental," ujarnya.
Disinggung mengenai kapten yang menggantikan Bruno Moreira karena akumulasi kartu merah, Munster tidak terlalu memusingkannya karena semua pemain bisa menjadi kapten.
"Perkara kapten, kami punya banyak pemain berpengalaman yang bisa menjadi kapten, lagipula bagi saya semua pemain kami yang berjuang mati-matian di lapangan adalah kapten, jadi saya tidak memusingkannya," ungkapnya.
Sementara itu, di sisi lain, pihak kepolisian sudah menyiapkan lebih dari 2.600 personel gabungan untuk mengamankan laga ini. Meskipun diprediksi tidak sepanas duel menghadapi Arema, pihaknya tetap menerapkan prosedur pengamanan yang ketat.
"Sekitar 2.600 personel tersebut merupakan gabungan dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, TNI, dan Pemkot Surabaya," kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi seperti dikutip dari Radar Surabaya.
Di tengah meningkatnya performa Persebaya musim ini, pihak Polrestabes Surabaya pun juga meningkatkan pengamanan setiap kali Green Force bermain di kandang sendiri.
"Antisipasi terus kami lakukan agar pertandingan berjalan aman dan lancar baik di dalam maupun di luar stadion," pungkasnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
