Bek Timnas Indonesia, Muhammad Ferarri dalam jumpa pers pralaga melawan Myanmar di laga pembuka Piala AFF 2024. (Dok: PSSI)
JawaPos.com - Muhammad Ferarri menolak anggapan banyak pihak mengenai Timnas Indonesia di ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 atau Piala AFF 2024 adalah tim B. Bek Persija Jakarta itu pun menyatakan skuad Garuda siap membuktikan diri mampu bersaing dengan kontestan lain.
Timnas Indonesia akan mengawali perjuangan di Piala AFF 2024 dengan menghadapi Myanmar. Salah satu pembuka grup B itu akan dimainkan di Thuwunna Stadium, Yangob pada Senin (9/12) malam sekitar pukul 19.00 waktu setempat atai 19.30 WIB.
Di atas kertas, Timnas Indonesia lebih baik dari Myanmar. Secara ranking FIFA misalnya, skuad Garuda ada di urutan ke-125, sementara sang tuan rumah menempati posisi ke-167.
Tapi pada Piala AFF 2024, Timnas Indonesia turun dengan darah muda. Mayoritas skuad Garuda adalah para pemain yang usianya masih di bawah 22 tahun. Hanya Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam Bahar saja yang termasuk senior karena secara usia di atas 22 tahun.
Langkah ini banyak yang menganggap Timnas Indonesia hanya menurunkan tim B di Piala AFF 2024. Ferarri sebagai perwakilan pemain pun mengetahui dan menyadari adanya anggapan tersebut.
Muhammad Ferarri pun merespons anggapan tersebut. Alih-alih marah, dia memberikan jawaban berkelas yang cukup menohok.
"Untuk perbedaannya secara tim untuk turnamen ini, ya mungkin sama saja sih. Yang orang anggap pemain dari tim B, bagi saya sendiri banyak dari pemain sendiri pun main di Liga," kata Ferarri dalam konferensi pers pralaga.
"Nggak hanya saya, mungkin rata-rata semua pemain dapat menit bermain yang banyak di liga dan enggak hanya saya," imbuh pemain berusia 21 tahun ini.
Selain itu, Ferarri juga menyebut skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 sekarang juga dihuni oleh para pemain abroad alias mereka yang berkarier di luar negeri. Mulai dari Marselino Ferdinan (Oxford United FC/Inggris), Rafael Struick (Brisbane Roar/Australia), Pratama Arhan (Suwon FC/Korea Selatan), hingga Asnawi Mangkualam (Port FC/Thailand).
Kehadiran para pemain abroad itu, menurut Ferarri, memberikan pengalaman yang bisa dibagikan kepada para pemain lain. Hal itu juga bisa jadi modal bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
"Kayak Marselino pun banyak pengalaman juga di Eropa. Rafael (Struick) juga, itu sangat penting buat kami dan untuk saya mendapat pengalaman dari kayak pemain-pemain yang abroad, mungkin itu sangat berguna bagi saya," jelasnya.
Di satu sisi, Ferarri tak menampik bahwa Myanmar akan jadi lawan yang sulit. Apalagi, komposisi skuad tuan rumah nanti dihuni oleh para pemain senior sekaligus yang terbaik.
Dari 26 nama pemain Myanmar yang terpilih, dua di antaranya adalah dua pesepak bola berpengalaman yang pernah berkarier di Liga 1 Indonesia. Mereka adalag Win Naing Tun (Borneo FC Samarinda) dan Myat Kaung Khant (Persikabo 1973) pada musim 2023/2024.
"Besok bukan perfandingan yang mudah untuk saya dan tim karena Myanmar tim yang bagus. Mereka juga tim yang punya pemain senior. Sementara kami, beberapa pemain kami adalah masih di bawah 22 tahun," tuturnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
