Timnas Putri Indonesia. (Dok. PSSI)
JawaPos.com — Timnas Putri Indonesia akan menghadapi laga berat melawan Kamboja di final Piala AFF Wanita 2024. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Nasional New Laos, Vientiane, pada Kamis (5/12), dengan kedua tim sama-sama mengincar gelar juara.
"Kalau bisa sampai final, artinya mereka tim kuat," ujar Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, dikutip dari keterangan PSSI.
Sejak awal turnamen, baik Indonesia maupun Kamboja menunjukkan performa konsisten. Keduanya belum terkalahkan dari babak grup hingga semifinal, menjadikan final ini sebagai duel sengit dua tim terbaik.
Pada fase grup, Indonesia dan Kamboja sudah saling berhadapan di laga pembuka. Hasil imbang tanpa gol dalam pertandingan tersebut menjadi gambaran ketatnya persaingan antara kedua tim.
Indonesia kemudian melanjutkan perjalanan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Malaysia. Kemenangan tersebut memastikan langkah Tim Garuda Pertiwi ke semifinal dengan status runner-up Grup B.
Sementara itu, Kamboja mengalahkan Malaysia 2-0 untuk memuncaki klasemen Grup B. Performa apik mereka di fase grup menjadi bukti Kamboja adalah lawan yang tangguh.
Di babak semifinal, Indonesia tampil gemilang dengan mengandaskan Singapura tiga gol tanpa balas. Claudia Scheunemann dan kawan-kawan tampil dominan, menunjukkan ketajaman serangan dan kekokohan lini belakang.
Kamboja tidak kalah mengesankan di semifinal, berhasil menyingkirkan Timor Leste dengan skor yang sama. Hasil ini membuat mereka semakin percaya diri menghadapi Indonesia di partai puncak.
Meski begitu, pelatih Satoru Mochizuki meminta para pemainnya tetap fokus sepanjang laga final. Menurutnya, kelelahan yang dirasakan usai satu bulan menjalani pemusatan latihan dan pertandingan harus diatasi dengan mental yang kuat.
"Sudah hampir satu bulan kami menjalani pemusatan latihan dan pertandingan Piala AFF Wanita 2024. Tentu ada kelelahan, tetapi saya yakin lawan merasakan hal yang sama," ujar Mochizuki. Ia juga mengingatkan agar para pemain tidak kehilangan konsentrasi demi menghindari kesalahan fatal.
Salah satu kekuatan utama Timnas Putri Indonesia adalah soliditas lini pertahanan. Dalam empat pertandingan, mereka hanya kebobolan satu gol, menunjukkan disiplin yang tinggi di sektor belakang.
Namun, Kamboja juga memiliki rekor serupa dengan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Keduanya akan saling menguji kekuatan masing-masing di final nanti, menjadikan laga ini sangat menarik untuk disaksikan.
Indonesia wajib mewaspadai lini serang Kamboja yang agresif. Pemain-pemain Kamboja dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menyerang yang bisa menjadi ancaman serius.
Di sisi lain, Claudia Scheunemann dan rekan-rekannya di lini depan Indonesia juga harus tampil lebih tajam. Peluang harus dimaksimalkan dengan baik, mengingat Kamboja adalah tim yang sulit ditembus.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
