Mikael Tata dari Persebaya Surabaya jadi salah satu talenta Papua di Timnas Indonesia yang berlaga pada Piala AFF 2024. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Piala AFF 2024 menjadi ajang penting bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan kekuatan di level Asia Tenggara. Di bawah komando pelatih Shin Tae-yong, skuad Garuda membawa harapan besar, termasuk kontribusi talenta istimewa dari Papua.
Nama Papua selalu identik dengan bakat sepak bola yang luar biasa. Mulai dari legenda seperti Rully Nere dan Boaz Solossa hingga Ricky Kambuaya, pemain asal Papua terus menjaga tradisi tampil di Timnas Indonesia.
Pada edisi Piala AFF 2024, tradisi tersebut diteruskan oleh dua nama potensial, Mikael Tata dan Armando Oropa. Keduanya berhasil menembus skuad sementara Timnas Indonesia dan siap memberikan kontribusi maksimal di ajang bergengsi ini.
Talenta dari Papua memang sempat terkendala akibat merosotnya performa Persipura Jayapura. Namun, kehadiran PSBS Biak di BRI Liga 1 musim ini kembali membuka pintu bagi pemain muda Papua untuk bersinar di level tertinggi.
Armando Oropa adalah salah satu produk terbaik dari PSBS Biak. Pemain berusia 21 tahun ini tampil gemilang di Liga 1 musim 2024/2025 dan berhasil menarik perhatian pelatih Shin Tae-yong.
Oropa, yang lahir di Serui, dikenal sebagai pemain serba bisa. Ia mampu bermain di berbagai posisi menyerang, baik di tengah maupun sayap, dan memiliki etos kerja yang tinggi dalam membantu pertahanan.
Meski usianya masih muda, Oropa sudah menunjukkan kematangan dalam permainannya. Dengan performa yang konsisten, ia menjadi salah satu andalan PSBS Biak sekaligus harapan baru bagi Timnas Indonesia.
Selain Oropa, nama Mikael Tata juga menjadi sorotan. Pemain Persebaya Surabaya ini tampil stabil sebagai bek kiri di Liga 1 dan sukses bersaing untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia.
Mikael Tata, yang juga berasal dari Serui, memiliki gaya bermain yang berbeda dibandingkan Pratama Arhan. Tata lebih hati-hati saat menyerang dan mengandalkan umpan silang daripada penetrasi langsung ke kotak penalti lawan.
Musim ini, Tata sudah tampil dalam 10 pertandingan bersama Persebaya Surabaya. Ia bahkan dua kali bermain penuh, membuktikan dirinya sebagai pilihan yang andal di lini pertahanan.
Kehadiran Mikael Tata memberikan opsi kompetitif di posisi bek kiri Timnas Indonesia. Dengan perannya yang disiplin dan akurat dalam memberikan umpan, Tata menjadi alternatif menarik bagi Shin Tae-yong.
Kontribusi pemain Papua seperti Oropa dan Tata di Timnas Indonesia tidak hanya membawa harapan besar bagi performa tim. Mereka juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk terus bermimpi dan bekerja keras di dunia sepak bola.
Kepercayaan Shin Tae-yong terhadap talenta muda Papua menunjukkan potensi wilayah ini tidak pernah habis. Dengan pengalaman di Liga 1, Oropa dan Tata diharapkan mampu tampil percaya diri di Piala AFF 2024.
Para pemain muda seperti Oropa dan Tata juga memiliki kesempatan untuk menambah pengalaman internasional. Ajang seperti Piala AFF akan menguji kemampuan mereka sekaligus menjadi panggung untuk menunjukkan kualitas.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
