
Mikael Tata merayakan gol ke gawang Arema FC, menegaskan perannya sebagai supersub baru Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com — Regenerasi pemain kunci dari bangku cadangan kembali terjadi di Persebaya Surabaya. Dari era Ahmad Nufiandani hingga kini hadir Mikael Alfredo Tata, peran supersub terus hidup dan menjadi senjata rahasia Green Force.
Fenomena ini bukan kebetulan semata, melainkan bagian dari dinamika tim yang terus berkembang di bawah pelatih Bernardo Tavares.
Supersub bukan sekadar pelapis, tetapi pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat.
Jika menengok ke belakang, nama Ahmad Nufiandani pernah menjadi simbol supersub Persebaya Surabaya. Kontribusinya cukup signifikan dengan catatan 29 pertandingan, 3 gol, dan 6 assist sepanjang membela tim.
Selain itu, ia juga mencatatkan 1.432 menit bermain dan menerima 5 kartu kuning. Perannya saat itu kerap menjadi pembeda ketika tim membutuhkan energi baru dari bangku cadangan.
Kini, tongkat estafet itu seolah berpindah ke Mikael Tata. Pemain muda berusia 21 tahun tersebut mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai supersub modern dengan gaya bermain yang cepat dan agresif.
Momentum itu terlihat jelas saat Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC di pekan ke-30 Super League 2025/2026.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Green Force tampil dominan dan menang telak 4-0.
Namun, di balik kemenangan besar tersebut, ada cerita menarik dari sosok Mikael Tata. Ia masuk pada menit ke-60 menggantikan Riyan Ardiansyah dan langsung memberikan dampak instan bagi permainan tim.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
