Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Desember 2024 | 04.08 WIB

Mohammed Rashid, dari Mahasiswa ke Bintang Persebaya Surabaya yang Menginspirasi

Mohammed Rashid dicadangkan Paul Munster saat Persebaya Surabaya hadapi Persija Jakarta. (Media Persebaya) - Image

Mohammed Rashid dicadangkan Paul Munster saat Persebaya Surabaya hadapi Persija Jakarta. (Media Persebaya)

JawaPos.com - Mohammed Rashid, gelandang bertahan asal Palestina itu kini menjadi pilar penting Persebaya Surabaya. Namun, jalan menuju karier gemilangnya sebagai pemain sepak bola profesional tidaklah mulus dan penuh dengan keputusan besar yang mengubah hidupnya.

Saat memutuskan pindah ke Amerika Serikat pada 2013, Rashid tak pernah berpikir menjadi pemain sepak bola. Fokus utamanya adalah menyelesaikan pendidikan di bidang artificial psychology, sebuah jurusan yang cukup jarang ditemui.

Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa, Rashid tetap bermain bola untuk menjaga hasratnya terhadap olahraga ini. Namun, sepak bola saat itu hanyalah hobi, sementara pendidikan adalah prioritas utamanya.

Setelah menyelesaikan gelar sarjana, Rashid sudah siap untuk memulai karier profesionalnya di bidang akademik. Namun, panggilan dari Timnas Palestina U-23 di tahun 2018 mengubah jalan hidupnya secara drastis.

Dia dipanggil untuk mengikuti Piala AFC U-23 dan Asian Games 2018, dua turnamen besar yang membuka pintu bagi Rashid di dunia sepak bola internasional. Penampilan apiknya di kedua turnamen itu menjadi titik balik besar dalam kariernya.

Dari situ, Rashid mulai mengalihkan fokus sepenuhnya ke sepak bola dan kembali ke Palestina untuk memulai karier klubnya. Ia bergabung dengan Al-Bireh, sebelum akhirnya bermain untuk Hilal Al-Quds, klub papan atas Palestina.

Pindah ke Arab Saudi untuk memperkuat Al-Jeel menjadi langkah besar berikutnya dalam perjalanan karier Rashid. Pengalaman bermain di liga Arab Saudi membantu Rashid mengembangkan permainannya secara signifikan.

Kembali tampil mengesankan, Rashid menarik perhatian klub-klub internasional. Pada tahun 2021, ia bergabung dengan Persib Bandung di Liga 1 Indonesia dan langsung mencuri perhatian dengan performa solidnya.

Di Persib, Rashid mencetak enam gol dan dua assist dalam 27 pertandingan, sebuah pencapaian luar biasa untuk gelandang bertahan. Peran pentingnya di lini tengah Persib membuatnya menjadi salah satu pemain asing terbaik di liga.

Setelah sukses bersama Persib, Rashid melanjutkan perjalanan kariernya ke Bali United. Di sana, ia kembali menunjukkan performa konsisten dengan mencatatkan empat gol dan enam assist dalam dua musim.

Kehadiran Rashid di Persebaya Surabaya pada 2024 menjadi salah satu transfer paling dinantikan musim ini. Ia tak butuh waktu lama untuk menjadi idola Bonek dan Bonita, berkat kontribusinya yang luar biasa.

Rashid kini dikenal sebagai pemain yang serbaguna, mampu bermain di berbagai posisi, mulai dari gelandang bertahan hingga gelandang serang. Kemampuan bertahan yang solid ditambah insting menyerang yang tajam menjadikannya pemain yang sangat komplet.

Tak hanya bersinar di level klub, Rashid juga menjadi pilar penting Timnas Palestina. Ia telah mencatatkan 42 penampilan untuk timnas senior, termasuk gol luar biasa ke gawang Arab Saudi di Arab Cup 2021.

Gol spektakuler Rashid ke gawang Arab Saudi tercipta lewat tendangan jarak jauh yang melesat ke pojok kiri atas gawang. Gol itu menjadi bukti kualitas teknis Rashid yang mampu menciptakan momen-momen ajaib di lapangan.

Setelah mencetak gol tersebut, Rashid merayakannya dengan penuh emosional, mempersembahkannya untuk rekannya, Rami Hamada. Momen tersebut menunjukkan karakter Rashid yang bukan hanya pemain berbakat, tetapi juga rekan yang suportif.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore