Andhika Ramadhani saat menghalau serangan dari lini serang Arema FC. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan menghadapi Arema FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 pada 7 Desember mendatang. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya ini dipastikan menjadi laga sarat gengsi bagi kedua tim.
Animo Bonek untuk memenuhi stadion di Derbi Jatim ini tentu sangat tinggi. Rivalitas panjang kedua tim menjadikan laga ini salah satu yang paling dinantikan di kalender Liga 1.
Musim ini, Persebaya Surabaya telah mencatatkan rekor fantastis dalam hal jumlah penonton. Saat menjamu PSS Sleman, GBT dipenuhi 25.632 suporter, dan angka tersebut meningkat menjadi 27.190 saat melawan Persija Jakarta.
Laga melawan Arema FC menjadi peluang bagi Persebaya Surabaya untuk kembali memecahkan rekor jumlah penonton di stadion. Atmosfer pertandingan diprediksi akan semakin panas mengingat rivalitas historis yang terjalin di antara kedua tim.
Penjualan tiket untuk laga ini belum dibuka secara resmi oleh manajemen Persebaya Surabaya. Namun, Bonek sudah bisa mempersiapkan diri karena akan ada jalur khusus untuk mempermudah pembelian tiket.
Pemegang tiket pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta akan mendapatkan prioritas. Dengan kuota khusus ini, mereka tidak perlu bersaing ketat dalam pembelian tiket secara umum.
Kebijakan ini diambil untuk memberikan apresiasi kepada suporter loyal yang sebelumnya hadir mendukung tim. Meski begitu, harga tiket untuk laga Derbi Jatim ini masih belum diumumkan secara resmi oleh pihak klub.
Bonek yang tidak termasuk dalam kategori prioritas tetap harus bersiap berburu tiket secara reguler. Karena besarnya minat, tiket pertandingan ini diperkirakan akan terjual habis dalam waktu singkat.
Selain atmosfer stadion, performa apik Persebaya Surabaya di kandang musim ini menjadi alasan lain mengapa laga ini sangat dinantikan. Hingga pekan ke-12 Liga 1 2024/2025, Persebaya Surabaya mencatatkan 24 poin dari 11 pertandingan dan memuncaki klasemen sementara.
Stadion GBT menjadi benteng kukuh bagi tim Green Force. Dari enam pertandingan kandang musim ini, Persebaya Surabaya mencatatkan empat kemenangan dan dua hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Bahkan, Persebaya Surabaya menunjukkan mentalitas luar biasa dalam beberapa laga kandang mereka. Tiga dari empat kemenangan diraih dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu.
Lawan Barito Putera, Persis Solo, dan Persija Jakarta menjadi bukti betapa kuatnya mental juara tim asuhan Paul Munster. Ketertinggalan 1-0 di babak pertama mampu dibalikkan menjadi kemenangan dengan skor 2-1.
Pelatih Paul Munster pun memberikan pujian khusus kepada pemainnya atas performa impresif tersebut. Menurutnya, mentalitas pemain untuk meraih kemenangan menjadi faktor utama di balik keberhasilan tim.
Dalam laga melawan Persija, Munster menyebut bahwa keyakinan pada rencana permainan menjadi kunci. Ia juga memuji peran pemain pengganti seperti Mohammed Rashid yang tampil apik di babak kedua.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
