Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 November 2024 | 20.41 WIB

Polemik Masa Depan Rahmad Darmawan Bersama Barito Putera, Korban Keganasan Liga 1 Selanjutnya?

Rahmad Darmawan saat diwawancarai sebagai pelatih kepala Barito Putera. Dia memutuskan cuti sementara bersama Laskar Antasari. (LIB) - Image

Rahmad Darmawan saat diwawancarai sebagai pelatih kepala Barito Putera. Dia memutuskan cuti sementara bersama Laskar Antasari. (LIB)

JawaPos.com – Di jeda kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025, pelatih PS Barito Putera, Rahmad Darmawan, mengajukan permohonan cuti sementara dari tugasnya, Selasa (26/11) sore.

Dalam pertemuan dengan CEO klub, ia menjelaskan bahwa meski istirahat dari memimpin Rizky Pora dkk ia tetap berharap tim bisa bangkit dan memperbaiki penampilan agar berkembang lebih baik.

"Saya Rahmad Darmawan pelatih kepala Barito Putera tadi sudah berbicara kepada Pak Hasnuryadi," ujar RD lewat video yang diposting di Instagram Barito Putera.

"Saya menyampaikan bahwa untuk memohon diberikan kesempatan dan waktu untuk saya cuti sebagai pelatih Barito Putera karena ingin bersama keluarga. Mudah-mudahan beliau setuju dengan apa yang saya sampaikan," katanya menambahkan.

Atas permohonan tersebut, CEO Barito Hasnuryadi Sulaiman menerima dengan lapang dada. Ia juga berharap keputusan ini tidak akan memutuskan hubungan baik antara kedua belah pihak. Sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh mendiang sang pemilik.

“Sekali keluarga adalah keluarga. Sebagai keluarga kita harus saling dukung dan mendoakan,” katanya.

Sebab, ia mengungkapkan bahwa tujuan tim berjuluk Laskar Antasari didirikan untuk memberikan kebanggaan kepada masyarakat Banua dan berkomitmen untuk melanjutkan visi tersebut.

“Barito Putera ini didirikan untuk memberikan kebanggaan untuk masyarakat Banua Kalimantan Selatan tercinta. Sudah tugas kami untuk menjaga nilai-nilai dan tujuan tersebut,” ujar Hasnur Sulaiman.

Selanjutnya tugas pelatih sementara diemban oleh direktur teknik Barito, Frans Sinatra Huwae. Ia berharap seluruh elemen tim, termasuk suporter Barito Mania Bersatu, pemain dan ofisial, dapat mendukung transisi ini dan berfokus pada kebangkitan tim.

"Mari kita bersatu dan bangkit, serta mewujudkan cita-cita kita bersama, yaitu membahagiakan masyarakat Banua Kalimantan Selatan tercinta,” pungkasnya.

Saat ini Barito menempati posisi ke-14 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25 dengan perolehan 9 poin. Selanjutnya pekan ke-12 tim akan menjalani laga tandang melawan Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Selasa (3/12).

Namun, jika Coach RD benar berpisah dengan Laskar Antasari, maka dirinya akan menjadi pelatih ketujuh yang menjadi korban keganasan Liga 1 musim ini.

Sebelumnya, Juan Esnaider (Argentina) berpisah lebih dulu dengan PSBS Biak pada 10 September 2024. Dilanjut Hendri Susilo yang berpisah dengan Semen Padang pada 13 September 2024.

Korban berikutnya adalah Widodo Cahyono Putro yang memutuskan mengundurkan diri pada 16 September 2024. Sementara Milomir Seslija (Bosnia and Herzegovina) juga harus berpisah dengan Persis Solo pada 25 September 2024.

Sedangkan Wagner Lopes (Brasil/Jepang) juga harus berpamitan dengan PSS Sleman pada 10 Oktober 2024. Marcos Samso, pengganti Esnaider di PSBS Biak juga harus angkat kaki. Pelatih asal Argentina itu harus berpisah dengan Badai Pasifik pada 16 Oktober 2024.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore