Pratama Arhan jadi komoditi panas setelah beri kode hengkang dari Suwon FC. (Instagram @pratamaarhan8)
JawaPos.com — Rumor kedatangan Pratama Arhan ke Liga 1 Indonesia kembali memanas. Mantan bek kiri PSIS Semarang yang kini bermain di Suwon FC, Korea Selatan, ini dikabarkan bakal merapat ke Persebaya Surabaya.
Sinyal hengkang dari Suwon FC juga diperlihatkan Pratama lewat unggahan terbarunya di Instagram. Ia menyertakan pesan penuh arti dengan tagar #NewBeginnings dan #StayTuned, layaknya kode transfer dari Fabrizio Romano.
Unggahan itu langsung menyita perhatian klub Liga 1 yang berminat merekrut Arhan. Beberapa klub dikaitkan dengannya, termasuk Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Semen Padang.
Akun media sosial @transfernews_ft juga menambah bumbu rumor ini, menyebut ketiga klub tersebut sebagai tim yang berminat kepada Arhan. Bonek tentu berharap besar agar Arhan benar-benar bergabung dengan Green Force untuk memperkuat lini pertahanan.
Jika Arhan bergabung dengan Persebaya Surabaya, Green Force akan mendapat keuntungan dari kehadiran bek berpengalaman ini. Salah satu keunggulan Arhan adalah kemampuan lemparan jauh yang sudah terbukti ampuh dalam beberapa pertandingan.
Lemparan jauh menjadi senjata andalan Arhan, terutama saat Indonesia menghadapi situasi deadlock dalam mencetak gol. Saat melawan China di kualifikasi Piala Dunia 2026, lemparan jauh Arhan berbuah satu gol meski Timnas harus kalah 1-2.
Lemparan jauh Arhan dapat menjadi solusi ketika Persebaya Surabaya kesulitan menembus pertahanan lawan. Arhan juga memiliki kemampuan transisi yang baik, sering membantu serangan sekaligus solid di lini belakang.
Di sisi lain, Pratama Arhan adalah pemain yang sangat tangguh dalam bertahan dan punya kecepatan saat menyerang. Dengan transisi yang apik, Arhan bisa mendukung serangan balik Persebaya Surabaya di situasi genting.
Pengalaman Arhan di luar negeri juga menjadi nilai tambah bagi Persebaya Surabaya. Meski tak selalu mendapat menit bermain reguler, Arhan sudah mendapatkan jam terbang di liga yang lebih kompetitif.
Hal ini tentu menjadi modal bagi Arhan jika akhirnya berlabuh di Surabaya. Dengan kecepatan dan keahliannya bertahan, Arhan bisa menjadi andalan baru di lini belakang Persebaya Surabaya.
Namun, kedatangan Arhan juga berpotensi mengancam posisi sejumlah full back yang kini menghuni skuad Green Force. Salah satu yang mungkin tersingkir adalah Mikael Tata, bek kiri yang cukup sering tampil di beberapa laga terakhir Persebaya Surabaya.
Sebagai full back murni, Tata memiliki posisi yang sama dengan Arhan. Jika Pratama bergabung, posisi Tata sebagai starter mungkin tergeser.
Selain Mikael Tata, terdapat nama-nama lain yang berpotensi tergeser dari posisi full back. Beberapa di antaranya adalah Ardi Idrus, Arief Catur, Alfan Suaib, dan Kasim Botan.
Kehadiran Arhan yang lebih berpengalaman dapat membuat persaingan semakin ketat. Kemampuan Arhan yang mumpuni dan beragam dapat mengubah komposisi pertahanan Green Force secara signifikan.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
