Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 November 2024 | 15.19 WIB

Gilson Costa Berstatus Pemain Asing Termurah di Persebaya Surabaya, Perannya Sering Dipertanyakan oleh Suporter, Begini Faktanya

Gilson Costa jadi pemain asing termurah Persebaya Surabaya yang sering dipertanyakan perannya. (Media Persebaya) - Image

Gilson Costa jadi pemain asing termurah Persebaya Surabaya yang sering dipertanyakan perannya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah mengalami salah satu musim terbaiknya di Liga 1 Indonesia 2024-2025. Hingga pekan ke-10, Green Force menduduki peringkat kedua klasemen dengan raihan 21 poin, hanya kalah selisih gol dari Borneo FC yang sama-sama mengumpulkan poin serupa.

Menariknya, meski tampil apik di lapangan, skuad Persebaya Surabaya tak termasuk dalam daftar 5 besar skuad termahal di Liga 1 musim ini. Dengan kebijakan belanja pemain yang cermat, mereka sukses bersaing di papan atas tanpa harus jor-joran dalam pengeluaran.

Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Gilson Costa, gelandang bertahan yang didatangkan Persebaya Surabaya dengan harga cukup murah. Pemain asal Portugal ini menjadi pemain asing termurah di skuad Persebaya Surabaya, dengan nilai pasar sebesar Rp 1,74 miliar.

Banyak suporter mempertanyakan kontribusi Gilson Costa di lapangan, mengingat perannya sebagai gelandang bertahan seringkali tak terlihat mencolok. Namun, statistik menunjukkan Gilson memberikan kontribusi yang cukup penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Dengan 321 umpan dan 283 umpan sukses, Gilson memiliki akurasi umpan yang cukup tinggi di angka 89 persen. Hal ini membuktikan meskipun ia tidak banyak mencetak gol, perannya sebagai distributor bola dari lini tengah cukup efektif.

Sebagai gelandang bertahan, Gilson juga berperan dalam memutus serangan lawan. Ia mencatatkan 35 tekel dengan 19 di antaranya berhasil, menunjukkan kontribusinya dalam menjaga area tengah dari ancaman pemain lawan.

Selain itu, Gilson Costa memiliki kemampuan intersep yang cukup baik dengan total 21 kali memotong aliran bola lawan. Ini menjadikannya salah satu pemain yang selalu berusaha menghentikan pergerakan lawan sebelum sampai ke lini pertahanan.

Perannya sebagai pemain yang melakukan sapuan sebanyak 6 kali dan 2 kali blok tembakan juga cukup penting untuk menghalau serangan. Dengan demikian, Gilson turut berkontribusi dalam membantu kiper Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani, menjaga gawangnya tetap aman.

Namun, kritik dari suporter terhadap Gilson tak sepenuhnya tidak beralasan. Dalam beberapa pertandingan, ia kerap terlihat kurang agresif dan cenderung lambat dalam mendistribusikan bola ke lini serang, sehingga aliran permainan Persebaya Surabaya tampak kurang dinamis.

Sebagai gelandang bertahan yang sering berperan sebagai penghubung antara lini belakang dan depan, Gilson memang memiliki tanggung jawab besar. Akan tetapi, dengan harga transfer yang terbilang murah, manajemen Persebaya Surabaya tampaknya berupaya mengoptimalkan anggaran untuk mendatangkan pemain di sektor lain.

Dalam skuad Persebaya Surabaya, pemain asing dengan nilai pasar tertinggi adalah Francisco Rivera, yang dinilai mencapai Rp 7,39 miliar. Rivera yang berperan sebagai gelandang serang telah membuktikan diri sebagai salah satu kunci permainan tim di lini depan.

Di belakang Rivera, ada Bruno Moreira yang bernilai Rp 5,65 miliar, serta Flavio Silva dan Mohammed Rashid yang masing-masing dihargai Rp 4,78 miliar. Sementara Slavko Damjanovic, pemain bertahan asal Montenegro yang menjadi idola baru Bonek, memiliki nilai pasar Rp 3,48 miliar.

Sebagai pemain asing termurah di antara rekan-rekan setimnya, Gilson Costa tentunya tidak dapat dibandingkan langsung dari segi nilai atau ekspektasi performa. Peran Gilson yang lebih berfokus pada stabilitas pertahanan memang sering kali kurang disadari oleh sebagian besar suporter.

Meski demikian, beberapa kali penampilannya yang tidak konsisten menjadi sorotan tersendiri bagi pendukung. Terkadang, Gilson terlihat kurang cepat dalam mengantisipasi serangan balik lawan, yang membuat pertahanan Persebaya Surabaya dalam situasi berbahaya.

Meski menghadapi kritik dari suporter, Gilson Costa memiliki ruang untuk terus meningkatkan performanya. Peran sebagai gelandang bertahan di tim besar seperti Persebaya Surabaya tentunya menjadi pengalaman yang berharga dan tantangan untuk berkembang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore