Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Oktober 2024 | 21.53 WIB

Flavio Silva Terpuruk di Persebaya: Kehilangan Pelayan Kunci atau Masalah Tim?

Flavio Silva striker Persebaya Surabaya yang baru cetak 1 gol hingga pekan ke-9 Liga 1 Indonesia 2024-2025. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Flavio Silva masih kesulitan menunjukkan ketajamannya bersama Persebaya Surabaya musim ini. Dalam sembilan pertandingan, pemain asal Portugal itu hanya mampu mencetak satu gol, jauh dari ekspektasi besar yang diharapkan publik, Bonek, dan manajemen Persebaya Surabaya.

Pada musim lalu saat membela Persik Kediri, Flavio tampil sangat impresif. Dia mencetak lima gol dalam satu pertandingan melawan Persikabo Bogor, sebuah pencapaian yang menempatkannya dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara.

"Tentu saya sangat senang, tetapi sekali lagi ini bukan soal Flavio semata. Ada peran pelatih dan seluruh pemain yang mensupport saya di lapangan,” ungkap Flavio Silva kala itu dikutip dari laman resmi Persik Kediri.

“Soal 5 gol, saya bersyukur bisa melakukannya, tetapi tujuan terpenting saat ini adalah bagaimana Persik Kediri nantinya bisa lolos ke championship series atau 4 besar, saya tidak terlalu memikirkan catatan pribadi," imbuhnya.

Catatan impresifnya bersama Persik tersebut tampaknya belum berlanjut di Persebaya Surabaya, meskipun dia selalu tampil penuh selama delapan pertandingan.

Statistik menunjukkan Flavio hanya mencetak gol dengan frekuensi 853 menit per gol, sebuah capaian yang mengkhawatirkan bagi seorang penyerang utama.

Salah satu faktor penyebab minimnya gol Flavio di Persebaya Surabaya adalah ketiadaan 'pelayan' yang dapat mendukungnya seperti saat dia bermain di Persik. Di Persik Kediri, Flavio mendapat dukungan penuh dari Kelly Sroyer yang sering memberikan assist matang dan memudahkan Flavio untuk mencetak gol.

Flavio juga menyebutkan bahwa permainan kolektif dengan rekan-rekan di Persik Kediri turut membantu dirinya mencetak banyak gol. Dalam satu musim, dia bahkan mampu merangsek ke peringkat kedua pencetak gol terbanyak hanya terpaut tiga gol dari pemuncak klasemen, David da Silva, dengan 26 gol.

Bersama Persebaya Surabaya, situasinya berbeda, di mana Flavio Silva tampaknya kehilangan chemistry yang dia miliki bersama Sroyer di Persik. Kini, Flavio terlihat kesulitan mendapatkan umpan-umpan matang dari Francisco Rivera yang dapat dimaksimalkan menjadi gol di Persebaya Surabaya.

"Kalau ditanya soal gol mana yang saya senang, hampir semuanya saya suka. Tetapi, jika bisa memilih, maka saya suka gol kedua yang merupakan hasil latihan atau skema tim yang selalu kami coba saat sesi latihan,” jelas Flavio Silva kala itu.

“Ada peran Kelly Sroyer juga yang mengirimkan 2 assist yang sangat memudahkan saya mencetak gol," pungkasnya.

Lini tengah Persebaya Surabaya musim ini memang tengah dalam sorotan, karena produktivitas gol yang belum memadai. Dari sembilan pertandingan yang sudah dimainkan, Persebaya Surabaya hanya mampu mencetak delapan gol secara total, sebuah angka yang mengecewakan bagi tim sebesar Green Force.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya hanya mampu meraih dua poin, termasuk dua pertandingan di kandang. Hal ini menjadi perhatian serius dari manajemen, yang berencana untuk mengambil langkah tegas agar Persebaya Surabaya kembali ke jalur kemenangan.

Manajemen menilai bahwa permainan Persebaya Surabaya harus segera bangkit untuk mengakhiri tren buruk dalam tiga laga terakhir ini. Tim pelatih dan pemain ditegaskan untuk memperbaiki performa di sisa delapan pertandingan menuju akhir putaran pertama.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore