
Bintang baru Timnas Indonesia Kevin Diks siap jadi tembok tangguh bersama Mees Hilgers dan Jay Idzes. (Instagram/@kevindiks2)
JawaPos.com – Harapan besar dimiliki oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terhadap naturalisasi Kevin Diks Bakarbessy. Juru taktik asal Korea Selatan itu sangat berharap Diks jadi amunisi baru untuk skuad Garuda, julukan Timnas, saat melawan Jepang dan Arab Saudi bulan depan.
Kevin Diks diketahui telah bersalaman dengan Erick Thohir pada pekan lalu. Itu tanda bahwa penggawa dia telah setuju untuk menjadi Warga Negara Indonesia dan memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain FC Copenhagen itu juga telah berada di Jakarta untuk memulai prosesnya dengan diawali pengumpulan berkas dan syarat administrasi yang diperlukan. Namun, langkah yang harus dilalui dalam proses tersebut masih panjang dan tahapannya ada banyak tahapan.
Shin Tae-yong selaku pelatih kepala Garuda berharap Kevin Diks bisa bergabung secepatnya. Terdekat Timnas Indonesia akan kembali bertanding bulan depan dengan menjamu Jepang pada 15 November, dilanjutkan dengan Arab Saudi empat hari kemudian di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
"Kevin Diks bisa atau tidak main di November, saya tidak bisa memutuskannya, karena bukan saya yang urus administrasinya," kata Shin Tae-yong.
"Jujur saya enggak ngerti. Tapi secara pribadi, saya harap Kevin Diks bisa main November nanti," imbuh eks pelatih Timnas Korea Selatan ini.
Perampungan naturalisasi Kevin Diks sendiri sejauh ini masih jadi pertanyaan besar. Pasalnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) belum menerima berkas pengajuan dari PSSI untuk menaturalisasi Kevin Diks.
Anggota Komite Eksekurif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa pihaknya menunggu Shin Tae-yong untuk mengajukan ke Kemenpora. Selain itu, situasi dan kondisi saat ini kurang mendukung karena sedang dalam masa transisi pemerintahan.
"Kita tau bahwa sekarang kan dipemerintahan DPR itu ada proses-proses (transisi). Sekarang di DPR belum ada komisi-komisi juga, kan kita mau ke komisi berapa kah, kan ada perubahan dan kita belum tahu," kata Arya.
"Karena belum diteken oleh DPR, kita belum tahu mau dibawa kemana prosesnya. Jadi, sebentar lagi ada keberlanjutan antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo, mudah-mudahan semua lancar sehingga prosesnya baik.”
Ya, saat ini memasuki transisi pemerintahan era Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Pelantikan kepala negara baru akan dilakukan pada Minggu, 20 Oktober nanti.
Arya Sinulingga menyatakan bahwa PSSI akan mengupayakan proses naturalisasi Kevin Diks semaksimal mungkin. Lantas, mungkinkah PSSI menyanggupi keinginan Shin Tae-yong agar Diks bisa main November nanti?
"Kita ikuti arahan ketum (Ketua Umum PSSI, Erick Thohir), kita lihat proses ini dan kita kejar itu H-7 sebelum pertandingan sampai sumpah," ucap pria yang juga staf khusus menteri Badan Usaha Milik Negara ini.
"Jadi kita optimistis di Maret. Tapi, kita berjuang maksimal. Semoga bisa November, tapi optimistis di Maret. Kita di PSSI berjuang buat semua," tuntas Arya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
