Pelatih Persebaya Paul Munster saat memberikan arahan kepada Alfan Suaib sebelum melakoni laga melawan Madura United U-20. (Persebaya)
JawaPos.com - Tiga tim kelompok umur Persebaya meraih poin penuh dalam dua pertandingan pertama Elite Pro Academy (EPA) 2024/ 2025. Semuanya menang masing-masing dua kali.
Pelatih kepala Persebaya Paul Munster turut hadir dalam pertandingan EPA yang digelar di Lapangan C Gelora Bung Tomo tersebut. Kehadirannya bertujuan memantau sejumlah pemain tim senior yang bermain pada laga menghadapi Madura United U-20.
Sesuai regulasi, pemain tim senior memang boleh bermain di EPA, dengan status Joker dengan usia harus diatas 20 tahun.
Namun jumlah pemain Joker juga dibatasi, yaitu maksimal lima pemain selama pertandingan berlangsung. Maka dari itu, nomor punggung pemain EPA harus berbeda dengan pemain tim senior untuk memudahkan regulasi ini.
Pemain tim senior yang jadi Joker dalam laga Sabtu (28/9) lalu adalah Alfan Suaib, Rizky Dwi, Oktavianus Fernando, Randy May, dan kiper Aditya Arya. Mereka diturunkan saat mengalahkan Madura United U-20 dengan skor 5-0.
Menurut Munster, berlaga untuk Persebaya U-20 cukup bagus bagi pemain tim senior untuk menjaga kebugaran mereka. Hal itu karena lima pemain tersebut tidak main dalam pertandingan melawan Dewa United pada Jumat (27/9) lalu.
Selain memantau para Joker, pelatih asal Irlandia Utara tersebut juga melihat perkembangan pemain-pemain muda yang berpotensi 'naik kelas' ke Persebaya senior.
”Saya datang tidak hanya untuk melihat pemain senior, tapi juga untuk memberi motivasi kepada para pemain muda. Seperti yang saya sampaikan kepada para pemain, bila mereka bagus ada kesempatan untuk bergabung di tim senior,” ujar Munster seperti dikutip dari laman Persebaya.
Munster menyebut ada sejumlah nama pemain muda yang potensial untuk dipromosikan. Karena itu, dia akan terus memantau langsung tim muda Persebaya yang berlaga di EPA.
”Saya sudah mencatat beberapa nama pemain, saya suka dengan talenta muda, karena itu saya akan terus memantau merkea,” pungkas Munster.
Sebagai informasi, Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 adalah liga kelompok umur yang juga digelar oleh Liga Indonesia Baru. Liga ini terbagi tiga kategori umur, yaitu U-16, U-18 dan U-20.
Sebanyak 18 tim yang bersaing akan terbagi ke dalam tiga grup A, B dan C dan akan mempertandingkan sistem kandang dan tandang.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
