JawaPos.com - Anggota Exco NOC atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Hifni Hasan sedang menjadi sorotan karena mengkritik program naturalisasi yang dilakukan PSSI.
Yang menjadi masalah adalah Hifni Hasan melontarkan kritik tersebut di waktu dan tempat yang kurang tepat. Ia menyampaikan itu ketika mewakili Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta dalam sebuah acara pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh olahraga (Jebreeet Media Awards), Kamis (26/9) lalu.
Bahkan Hifni Hasan menyampaikan kritik tersebut langsung di depan Shin Tae-yong yang juga hadir dalam acara tersebut.
"Pertama, saya mau berbicara tentang Coach Shin Tae-yong. Jadi, saya ini orang yang paling keras untuk masalah naturalisasi. Saya coba memberitahu kepada beliau, jangan terlalu banyak pemain naturalisasi dibawa ke tubuh sepak bola Indonesia," kata Hifni seperti dikutip dari akun YouTube Jebreeet Media.
Sontak hal tersebut langsung menjadi sorotan berbagai pihak. Pihak KOI pun segera memberikan klarifikasi yang menyatakan bahwa pernyataan Hifni tidak mewakili sikap KOI.
"KOI menegaskan bahwa pernyataan terkait program naturalisasi pemain yang dilakukan PSSI yang dilontarkan Hifni Hasan tidak mewakili institusi atau organisasi Komite Olimpiade Indonesia," ungkap NOC dalam keterangan resminya yang diposting di Instagram resmi NOC.
KOI juga menegaskan apa yang dikatakan anggota Exco-nya tersebut tidak pantas dilontarkan dalam acara tersebut.
"Pernyataan itu merupakan pernyataan pribadi dan tidak mewakili NOC Indonesia. Walaupun itu pernyataan pribadi. Namun yang bersangkutan tidak pantas menyampaikan pendapatnya pada kesempatan tersebut, karena beliau hadir mewakili Ketua Umum NOC Indonesia," tulis KOI kembali.
KOI pun menegaskan pihaknya meminta maaf atas apa yang dilakukan Hifni hingga membuat kegaduhan. Dan juga akan memberi tindakan tegas terhadap anggota Exco tersebut.
Selain itu, pihaknya menyatakan sangat mendukung langkah-langkah PSSI dalam memajukan persepakbolaan Indonesia, termasuk kebijakan naturalisasi.
Pernyataan klarifikasi juga oleh Jebreeet Media selaku penyelenggara acara penghargaan tersebut. Dalam pernyataan tertulis di laman resmi Jebreeet Media, melalui CEO-nya, Valentino Simanjuntak menyatakan pihaknya terkejut dengan pernyataan Hifni tersebut yang disisipkan saat memberikan sambutan.
"Saya pribadi terkejut, merasa tidak nyaman, dan merasa tidak enak terhadap Coach Shin Tae-yong. Namun, setelah itu beliau menyampaikan pendapatnya, dan kemudian baru dibacakan surat dari Presiden NOC. Ini adalah pernyataan pribadi Pak Hifni yang saya sangat sayangkan. Kami tidak bermaksud memberikan panggung atau ruang untuk hal tersebut karena kami tidak mengetahui hal itu sebelumnya," tulis Valentino.
Terlepas dari berbagai kritikan terhadap kebijakan PSSI, tidak bisa dipungkiri bahwa naturalisasi pemain keturunan Indonesia sejauh ini berdampak positif bagi tim nasional Indonesia yang dipimpin oleh pelatih Shin Tae-yong.
Dampak positif terbaru yang paling terlihat adalah Indonesia sukses menembus Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Putaran Ketiga, pencapaian yang sebelumnya belum pernah terealisasi.
Tak hanya itu, sejauh ini Timnas Indonesia juga belum terkalahkan. Dalam dua pertandingan kualifikasi yang sudah berjalan, Tim Garuda menahan imbang Arab Saudi dan Australia.